Evaluasi Serapan APBD Trenggalek Tahun 2020, Komisi II Sebuat Masing Masing OPD Hampir Sama

oleh
oleh
Bahas ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Trenggalek tahun 2020, Komisi 2 DPRD Trenggalek sebut jika serapan anggaran dari masing masing OPD hampir sama. Kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda hingga saat ini, dinilai menjadi salah satu penyebab sejumlah kegiatan tidak bisa dlaksanakan.
Bahas ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Trenggalek tahun 2020, Komisi 2 DPRD Trenggalek sebut jika serapan anggaran dari masing masing OPD hampir sama. Kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda hingga saat ini, dinilai menjadi salah satu penyebab sejumlah kegiatan tidak bisa dlaksanakan.

TRENGGALEK, bioztv.id – Bahas ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Trenggalek tahun 2020, Komisi 2 DPRD Trenggalek sebut jika serapan anggaran dari masing masing OPD hampir sama. Kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda hingga saat ini, dinilai menjadi salah satu penyebab sejumlah kegiatan tidak bisa dlaksanakan.

Sedikitnya sudah ada 5 OPD yang dipanggil Komisi 2 dalam pembahasan renperda pertanggung jawaban APBD Tahun 2020 ini, Kelima OPD itu adalah Bakeuda, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Komindag, dan Dinas Perinaker. Dari hasil rapat kerja ini, masing amsing OPD sudah sampaikan proses penyerapan anggaran pada tahun berkenaan. Sedangkan salah satu kendala tidak diserapnya sejumlah anggaran itu karena kegiatan yang sudah direncanakan tidak bisa dilaksanakan akibat pandemi Covid-19.

Ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, Pranoto menyampaikan, sejumlah kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan pada APBD Tahun 2020 itu diantaranya, untuk DInas Pariwisata sepertihalnya rencana kegiatan pentas seni yang melibatkan kerumunan. Sedangkan untuk Dinas Perhubungan seperti halnya kagiatan antar jemput pelajar, karena pada masa pandemi paa siswa tidak lakukan pembelajaran di sekolah, tapi belajar dari rumah dengan cara daring. Akibat tidak bisa dilaksanakannya sejumlah kegiatan itu, anggaran kegiatan juga tidak bisa diserap, sehingga menyumbang nilai Silpa pada APBD tahun 2020.

Pranoto juga menambahkan, ia meminta agar sleuruh OPD bisa menjadikan laporan pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 ini menjadi bahan evaluasi pada pelaksanaan tahun tahun berikutnya. Sehingga  pelksanaan tahun tahun berikutnya bisa lebih bagus dari tahun sebelumnya. Ia juga menekankan agar seluruh OPD bisa mengimbangi langkah bupati dengan berbagai inovasi pembangunan menuju Trenggalek Meroket.

Views: 0