Berpotensi Gempa & Tsunami, Konsep Rencana Pembangunan RSUD di Watulimo Trenggalek Berubah

oleh
oleh
Kawasan Prigi dan sejumlah Pesisir lain di Trenggalek maupun Jawa Timur berpotensi Gempa dan Tsunami, rencana pembangunan rumah sakit umum di Kecamatan Watulimo akhirnya berubah konsep. Rencananya konstruksi bangunan akan disesuakan menjadi bangunan yang tahan gempa maupun tsunami.
Kawasan Prigi dan sejumlah Pesisir lain di Trenggalek maupun Jawa Timur berpotensi Gempa dan Tsunami, rencana pembangunan rumah sakit umum di Kecamatan Watulimo akhirnya berubah konsep. Rencananya konstruksi bangunan akan disesuakan menjadi bangunan yang tahan gempa maupun tsunami.

TRENGGALEK, bioztv.id – Kawasan Prigi dan sejumlah Pesisir lain di Trenggalek maupun Jawa Timur berpotensi Gempa dan Tsunami, rencana pembangunan rumah sakit umum di Kecamatan Watulimo akhirnya berubah konsep. Rencananya konstruksi bangunan akan disesuakan menjadi bangunan yang tahan gempa maupun tsunami.

Berdasarkan keterangan Bupati Trenggalek, Rencana pembangunan rumah sakit di Watulimo itu telah masuk dalam amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2019. Salah satu amanat dalam Perpres itu menyebutkan, jika pembangunan rumah sakit di Watulimo sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatan pelayanan kesehatan. Sementara untuk rencana konsep yang akan dirubah ini adalah dari segi konstruksi bangunannya. Rencananya konstruksi bangunan untuk rumah sakit di Watulimo mendatang dibangun dengan konstruksi yang tahan gempa dan bisa meminimalisir dampak tsunami.

Bupati Trengggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, Akibat dari rencana perubahan konsep konstruksi rumah sakit di Watulimo itu, tentunya anggaran yang dibutuhkan juga akan meningkat. Sesuai Perpres, anggaran pembangunan Rumah Sakit itu tertulis kurang lebih Rp 100 miliar, kemudian pkarena adanya perubahan konsep ini diperkirakan anggaran akan mencapai sekitar 250 miliar rupiah. Pada perubahan konsep ini, pemkab Trenggalek akan memasukkan asumsi bangunan struktur tahan gempa, tsunami, dan bangunan hijau seefesien mungkin.

Mas Ipin juga menjelaskan, saat ini Bappedalitbang Trenggalek juga sudah lakukan Feasibility Study (FS) untuk bangunan Rumah sakit itu.  Selain itu master plan bangunan juga sudah dikerjakan.  Untuk proses yang saat ini masih masih dan akan berlangsung, yakni penyusunan detail engineering design (DED), analisis dampak lingkungan (Amdal), dan analisis dampak lalu lintas (Amdalalin).

Views: 5