TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, Bupati Trenggalek masukkan dua indikator baru yang belum pernah ada. kedua indikator baru itu adalah indeks pembangunan ekonomi inklusif dan indeks kota hijau. Nantinya, kedua indikator itu akan menjadi acuan dalam setiap program pembangunan.
Menurut keterangan Bupat Trenggalek, Untuk mendorong tercapaianya peningkatan indeks pembangunan ekonomi inklusif, pemkab telah menyiapkan beberapa program. Misalnya, dorongan industri pengolahan berbasis pertanian, perikanan, dan perhutanan. Dorongan itu dengan memperbanyak sektor hilir dari industri tersebut. Sehingga program program itu nantinya akan menyumbang indikator di sektor pembangunan ekonomi inklusif.
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, pemerintah daerah juga akan mendorong tercapainya target 5 ribu wirausahawan perempuan baru untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Hingga saat ini, pemkab telah memulai program itu dengan melatih ratusan warga dengan berbagai ide usaha. Ia mencontohkan, sepertihalnya program Sehat Dibayar. Program ini bisa bermanfat untuk menambah pemasukan bagi rumah tangga miskin di Trenggalek. Selain itu juga akan mendorong ketercukupan kebutuhan bagi mereka. Harapannya indeks pembangunan ekonomi inklusif akan meningkat
Bupati juga menambahkan, untuk mencapai target peningkatan indeks kota hijau, pemkab akan mendorong peningkatan ekonomi berbasis lingkungan dalam lima tahun ke depan. Dari sisi infrastruktur, masuk dalam rencana penciptaan ruang terbuka hijau yang lebih luas. Selain membahas RPJMD, pada kegiatan ini juga digelar juga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Trenggalek.
Views: 11
















