Beranda NEWS MOMENT Tidak Sepenuhnya Berpatokan 2,5%, Zakat ASN di Trenggalek Masih Terapkan Sistem Suka...

Tidak Sepenuhnya Berpatokan 2,5%, Zakat ASN di Trenggalek Masih Terapkan Sistem Suka Rela

272

TRENGGALEK, bioztv.id – Belum sepenuhnya mengacu ketentuan zakat 2,5% dari penghasilan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek masih terapkan sistem suka rela bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan membayar zakat. Namun, dari zakat yang dibayar sukarela itu terbukti mampu meningkatkan penerimaan zakat di Baznas.

Mengacu keterangan ketua Naznas Kabupaten Trenggalek, meski selama beebrapa waktu terakhir Bupati Trenggalek sudah berulang kali memberikan arahan kepada ASN untuk tertib membayar zakat penghasilan sesuai ketentuan agama islam, yakni 2,5% dari penghasilannya. Namun dalam penerapan penerimaan zakat dari ASN, Baznas Trenggalek masih menerapkan sistem sukarela tanpa paksaan dari para ASN. Dalam penerimaan zakat ini, Baznas meminta ASN yang akan membayar zakat  agar membuat surat pernyataan kesiapan membayar zakat sesuai keinginanya, dan tanpa paksaan.

Lebih lanjut ketua Baznas Trenggalek, Masun Ismail menyampaikan, meski pembayaran zakat tersebut berdasarkan sukarela dan tanpa paksaan, namun nominal penerimaan zakat di Baznas Trenggalek mengalami peningkatan yang cukup banyak. Awalnya baznas hanya menerima sekitar 10 Jutaan perbulan, saat ini dalam setiap bulannya mampu menerima sekitar 250 jutaan, sedangkan dalam setiap tahunnya mampu mengumpulkan zakat sekitar 3,5 Miliar hingga lebih dari 4 Miliar rupiah.

Sebelumnya dikethaui bahwa, Dipenghujung tahun 2020 ini, sejumlah unit pengumpul zakat (UPZ) dari aparatur sipil negara (ASN) yang ada di Kabupaten Trenggalek raih penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam event Baznas Award. Penghargaan ini diberikan setiap tahun kepada lembaga-lembaga yang UPZ-nya menyalurkan zakat terbaik dan terbanyak. Event ini sekaligus untuk memacu para abdi negara agar tertib membayar zakat.