TRENGGALEK, bioztv.id – Wabah demam berdarah di Kabupaten Trenggalek memakan korban jiwa, sejak bulan Januari hingga bulan Februari ini sedikitnya sudah ada 2 pasien demam berdarah meninggal dunia. Satu diantaranya meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Dr.Soedomo, dan satu lainnya meninggal dirumah korban.
Berdasarkan data yang dihimpun dinas kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga bencana (Dinkes PPKB) Trenggalek, hingga bulan Februari ini sudah ada 76 pasien demam berdarah (DB) di Kabupaten Trenggalek. Kondisi ini dinilai masih dalam batas kewajaran, pasalnya, pada tahun 2019 lalu pasien DB mencapai 507 pasien, sedangkan pada tahun 2018 juga ada 206 pasien DB.
Lebih lanjut PLt. Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Trenggalek, dr.Saeroni menyampaikan, Untuk pasien DB yang meninggal selama dua bulan terakhir ini ada 2 pasien, satu pasien berisia 4 tahun asal Desa Pucanganak Kecamatan tugu meninggal pada bulan januari, dan satu pasien lainnya berusia 16 tahun asal Rejowinangun Kecamatan Trenggalek, meninggal dunia pada bulan Februari.
Saeroni juga menambahkan, Sejumlah pasien DB yang meninggal dunia tersebut kondisinya memang sudah kritis. Sementara itu untuk data penderita demam berdarah di Puskesmas, data terbanyak ada di Puskesmas Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek. Untuk menekan penyebaran demam berdarah ini, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungannya masing masing.
Views: 0

















