M.Nur Arifin, “Jangan Hanya Karena Nama Baik Trenggalek Data Stunting Dikecilkan”

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Perbedaatn data stunting antara data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan data tim internal dari Dinas Kesehatan ditanggapi serius Wakil Bupati Trenggalek, Wabup berpesan agar data stunting dibuat sesuai kondisi di lapangan dan tidak dikecil kecilkan hanya demi menjaga nama baik kabupaten.

Mengacu pada data yang dirilis oleh  Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), data stunting di Kabupaten Treggalek pada awal tahun 2019 kemarin masih mencapai  sekitar 30%, sedangkan data versi Tim Internal kabupaten yang dibentuk Dinas Kesehatan Trenggalek hanya ada 14,8 % saja. Dari data tersebut terlihat perbedaan yang cukup jauh antara data Riskesdas dan data dari tim internal kabupaten.

Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menerangkan, Pihaknya masih akan mengevaluasi ulang data tersebut, meski demikian pihaknya menekankan agar data stunting dibuat sesuai kondisi dilapangan dan tidak membohongi masyarakat hanya demi menjaga nama baik kabupaten.

Nur Arifin juga menambahkan, selain menekankan untuk evaluasi ulang pendataan, pihaknya juga menekankan efektifitas tahapan tahapan penanganan stunting sejak dini, baik dari sisi kesehatan, kebersihan dan pemenuhan gizi bagi calon ibu, ibu hamil, dan bayi yang sudah lahir hingga 1.000 hari kehidupan pertama.

Views: 0