Kekeringan Meluas, Anggaran Penanganan Dari APBD Induk Nyaris Ludes ?

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Terus meluasnya daerah yang dilanda bencana kekeringan, mengakibatkan pembengkakan pada anggaran penanganan kekeringan, sementara itu anggaran penyediaan air bersih pada APBD 2018 induk, kondisinya sudah habis.

Ludesnya anggaran penanganan bencana pada APBD Trenggalek 2018 induk, membuat pemerintah kabupaten Trenggalek harus menggunakan biaya tak terduga dari ABPD Trenggalek 2018. Sehingga BPBD dan instansi terkait harus melakukan penghitungan ulang tingkat kebutuhan masyarakat,  agar alokasinya bisa lebih presisi

Bupati Trenggalek,  Emil Elestianto Dardak, menerangkan, bahwa dana BPBD provinsi jatim untuk penanganan kekeringan ini sudah diserap,  Sementara itu untuk anggaran dari BNPB dinilai masih berat, meski demikian pihaknya sudah melaporkan hal ini ke kemendagri untuk memaksimalkan proses penanganan bencana krisis air di 43 desa yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Perlu diketahui bahwa, untuk pembiayaan distribusi air bersih bagi daerah yang dilanda kekeringan di Kabupaten Trenggalek mendapatkan bantuan dari BPBD jawa timur dan badan nasional penanggulangan bencana (BNPB), namun anggaran bantuan dinilai masih kurang maksimal, sebab,  jumlah wilayah yang mengalami kekeringan di jawa timur maupun seluruh indonesia cukup banyak.

Views: 0