TRENGGALEK, bioztv.id – Kelompok tani di Desa Ngetal, Kecamatan Trenggalek kini bisa bernapas lega. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor bajak sawah mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Menariknya, di balik realisasi bantuan aspirasi politik Partai Gerindra ini, warga mulai membicarakan sosok muda Suharyanto. Kader muda Gerindra ini disebut-sebut bakal meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ngetal pada tahun 2027 mendatang.
Realisasi Aspirasi Melalui Jalur Politik
Ketua DPC Partai Gerindra Trenggalek, Adib Patoni, menegaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan traktor sebagai jawaban nyata atas aspirasi petani Desa Ngetal yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Makmur.
“Kami memperjuangkan aspirasi ini melalui Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Timur. Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini traktor bajak sawah tersebut sudah terealisasi dan siap memberikan manfaat bagi petani,” ujar Adib.
Adib menambahkan bahwa petani harus mengelola alsintan ini secara kolektif, bukan untuk kepentingan individu. “Kami ingin petani mengelola alat ini bersama agar seluruh petani merasakan manfaatnya, terutama dalam efisiensi pengolahan lahan sawah,” imbuhnya.
Sosok Suharyanto: Jembatan Aspirasi Petani
Suharyanto berperan aktif dalam pengadaan bantuan ini. Selain menjabat sebagai pengurus DPC Gerindra, ia juga merupakan putra asli Desa Ngetal yang aktif menjembatani aspirasi petani.
“Mas Suharyanto aktif menjembatani keluhan petani di desanya. Berkat komunikasi intens yang ia bangun, kami bisa meneruskan aspirasi ini hingga tembus ke tingkat provinsi,” ungkap Adib.
Melihat kepedulian tersebut, Adib membuka peluang dukungan politik ke depan. “Jika masyarakat merestui, kami tentu mendorong Mas Suharyanto maju di Pilkades 2027 agar program pembangunan seperti ini terus berlanjut,” tegasnya.
Petani Optimistis Hasil Panen Meningkat
Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur, Mungin, menyambut langsung bantuan traktor tersebut dengan antusias. Ia menilai kehadiran alat ini mampu mengatasi kendala biaya produksi dan keterbatasan tenaga kerja.
“Bantuan ini sangat bermanfaat. Kami mengelola lahan sekitar 40 hektare. Dengan traktor ini, kami bisa bekerja lebih cepat dan menekan biaya,” kata Mungin.
Sebagai informasi, petani di Desa Ngetal mengelola total lahan pertanian sekitar 110 hektare yang terbagi dalam tiga kelompok tani utama: Sumber Makmur, Lohjinawi, dan Margo Utomo.
Suharyanto: Fokus Mengabdi untuk Desa
Menanggapi isu pencalonannya di Pilkades 2027, Suharyanto menegaskan bahwa ia saat ini fokus membantu masyarakat desa.
“Saya melihat banyak petani mengeluh soal alat dan biaya operasional. Karena itu, saya berkoordinasi dengan DPC Gerindra agar ada solusi nyata. Soal Pilkades, bismillah, niat saya hanya ingin mengabdi. Jika diberi amanah, saya ingin membawa Desa Ngetal lebih maju,” tuturnya.
Momentum Politik dan Solusi Nyata
Penyaluran bantuan alsintan ini menghadirkan dua dampak sekaligus. Di satu sisi, petani mendapatkan solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan. Di sisi lain, kemunculan figur baru dengan program nyata memberi warna baru dalam peta politik desa menjelang 2027.
Bagi warga Desa Ngetal, kehadiran sosok yang mampu membuka akses pembangunan dari tingkat provinsi hingga pusat menjadi harapan baru untuk masa depan desa yang lebih maju.(CIA)
Views: 139
















