TRENGGALEK, bioztv.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek menunjukkan cara unik dalam memaknai ucapan selamat Musyawarah Cabang (Muscab). Alih-alih memajang karangan ucapan simbolik, partai ini mengubah kiriman bibit tanaman menjadi aksi nyata penghijauan di wilayah rawan bencana.
Pengurus PKB menggelar aksi penanaman pohon di Dusun Soko, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Minggu (5/4/2026). Mereka sengaja memilih lokasi ini karena termasuk kawasan rawan bencana yang membutuhkan penguatan vegetasi untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Investasi Lingkungan dari Ucapan Muscab
Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian Muscab yang telah mereka gelar pada 29 Maret 2026.
“Hari ini kami turun langsung menanam pohon. Para kader dan relasi mengirim bibit tanaman produktif sebagai ucapan selamat, bukan bunga plastik atau papan ucapan,” ujar Sukarodin di sela kegiatan.
Langkah ini menghadirkan terobosan baru dalam tradisi organisasi politik. Bibit tanaman memberi manfaat jangka panjang bagi ekosistem sekaligus ekonomi warga, berbeda dengan karangan bunga yang cepat layu dan menjadi sampah.
Kolaborasi Berbagai Pihak untuk Bumi
Sejumlah tokoh dan mitra strategis ikut menyumbangkan bibit dalam gerakan ini. Di antaranya anggota DPR RI Fraksi PKB Iman Sukri, anggota Fraksi PKB DPRD Trenggalek, serta pelaku usaha lokal seperti Mina Cendrawasih Bahari, JP Sport Konveksi, Faiz Jaya, Celladia Bumi Niaga, dan Sriwijaya.
Para pihak tersebut menyumbangkan berbagai jenis tanaman. Untuk kategori buah, mereka menanam durian, nangka, alpukat, jambu, dan mangga. Sementara untuk penguatan lahan, mereka menanam pohon pule dan pucung.
“Relasi kami mengirim jenis bibit yang beragam. Kami optimistis pohon ini akan memberi manfaat lingkungan sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat,” jelas Sukarodin.
Fokus pada Mitigasi Bencana di Desa Depok
PKB memilih Dusun Soko di Desa Depok karena alasan krusial. Mereka berharap vegetasi yang kuat mampu mengurangi risiko longsor sekaligus memperkuat ekosistem lokal.
Kegiatan ini melibatkan pengurus DPC PKB, anggota fraksi DPRD, kader, simpatisan, serta pemerintah desa. Kepala Desa Depok juga hadir langsung dan mendukung penuh proses penanaman.
“Kami berharap pohon ini tumbuh subur. Warga bisa menikmati buahnya, sementara akarnya menjaga tanah tetap kokoh,” tambah Sukarodin.
Melampaui Dinamika Politik Muscab
PKB Trenggalek menunjukkan bahwa agenda organisasi tidak berhenti di forum Muscab. Meski sebelumnya muncul dinamika dalam pemilihan lima kandidat Ketua DPC periode 2026–2031, partai tetap mendorong aksi nyata di masyarakat.
Muscab yang berlangsung melalui musyawarah mufakat tanpa voting justru melahirkan semangat pengabdian sosial. Gerakan penghijauan ini menjadi bukti bahwa PKB ingin menghadirkan politik yang lebih membumi dan berdampak langsung.
Komitmen Berkelanjutan
PKB Trenggalek menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti pada satu kegiatan ini. Mereka berkomitmen melanjutkan gerakan penghijauan di wilayah lain yang membutuhkan.
Dengan mengubah ucapan seremonial menjadi aksi nyata, PKB menghadirkan wajah politik yang lebih hijau, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan serta masyarakat.(CIA)
Views: 20
















