TRENGGALEK, bioztv.id – Musim kemarau panjang belum berakhir, kondisi kekeringan di Kabupaten Trenggalek terus meluas. Hingga Saat ini daerah yang mengalami kekeringan sudah meluas hingga 35 Desa di 12 Kecamatan. Untuk bisa mendapatkan suplay air bersih, BPBD mengimbau agar desa yang mengalami krisis air segera bersurat ke BPBD.
Sesuai data yang dihimpun badan penangguangan bencana daerah (BPBD) Trenggalek, hingga kini desa yang mengalami kekeringan terus bertambah, Selain terjadi di daerah pegunungan, kekeringan yang berdampak pada krisis air bersih ini juga sudah merambat hingga ke daerah dataran rendah. Salah satunya Desa Wonanti, Kecamatan. Saat ini untuk distribusi air bersih, BPBD Trenggalek masih megandalkan 4 mobil tangki yang setiap hari droping air bersih,
Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono menyampaikan, ia mengimbau agar desa desa yang mengalami krisis air bersih segera bersurat ke BPBD. Setelah ada surat dari desa, BPBD akan segera mengirim air bersih. Pasalnya, pengiriman air bersih baru bisa dilakukan jika sudah ada surat permintaan dari desa setempat,
Triadi juga menjelaskan, Hingga saat ini belum diketahui kapan kemarau panjang ini akan berakhir. Jika pada bulan November ini belum turun hujan, bencana keekringan di Kabupaten Trenggalek akan semakin luas. Bahkan, dimungkinkan krisis air bersih akan melanda seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Views: 27
















