TRENGGALEK, bioztv.id – Didampingi psikolog, 5 pelajar SD di kecamatan bendungan kabupaten Trenggalek akui jika mereka sudah menajdi korban pelecehan seksual oknum gurunya. Ironisnya, dugaan peleccehan tersebut sudah dilakukan sejak lama. Bahkan, karena seringnya melakukan, para korban hingga lupa sudah berapa kali mereka dilecehkan.
Berdasarkan keterangan Plt Kepala Dinas Sosial pemberdayan perempuan dan anak (Dinsos P3A) Trenggalek, untuk penanganan korban dugaan pelecehan oknum guru SD di kecamatan Bendungan ini pihaknya sudah terjunkan 3 psikolog. sejak ebebrapa waktu lalu, para psikolog sudah melakukan pendampingan terahdap korban. Selain itu, proses pendampingan ini juga dilakukan hingga keluarga korban dan lingkungannya.
Lebih lanjut Plt Kepala Dinsos P3A Trenggalek, Ratna Sulistyowati menjelaskan, dari hasil penelusuran psikolog terhadap lingkungan dan korban, diketahui jika dugaan pelecehan seksual ini sudah dilakukan cukup lama. Dari kelima korban yang saat ini sudah kelas 4 dan kelas 6 SD, ada yang sudah menjadi korban sejak kelas 1 SD. Sementara itu sesuai pengakuan para korban, mereka juga memang menjadi korban pelecehan seksual oknum gurunya.
Ratna juga menambahkan, saat ini di sekolah, para korban juga mendapat perlindungan dari para guru. Pasalnya, para guru juga betul betul faham jika 5 anak anak itu merupakan korban. Sehingga mereka harus mendapat perhatian dan pendampingan agar bisa kembali ke kehidupannya yang normal.
Views: 86
















