TRENGGALEK, bioztv.id – Progres pembangunan 2 gedung baru RSUD dr.Soedomo Trenggalek sudah mencapai 37%, dana pinjaman daerah melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) mulai terserap Rp 37 Miliar. Pasalnya, progres pembangunan RSUD ini sudah melampauai syarat capain penyerapan anggaran dana PEN sebesar 25%
Mengacu keterangan Bupati Trenggalek, Sesuai kontrak, pembangunan gedung baru RSUD dr.Soedomo tersebut dikerjakan sejak akhir bulan Oktober 2021 lalu. Setelah menjalani serangkaian persiapan, untuk pembangunan fisik baru dikerjakan sekitar 1,5 bulan dengan capaian sudah 37%. Rencananya Gedung pertama berlantai 4 akan dipakai untuk instalasi gawat darurat, insentive care unit, ruang operasi, dan lain-lain. Sementara satu gedung lainnya akan dipakai untuk rawat inap dengan kapasitas 130 kamar.
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, sesuai ketentuan yang ada, salah satu syarat penyerapan anggaran PEN ketika progres pengerjaan konstruksi minimal 25%. Sementara itu hingga awal Januari 2022 ini progresnya sudah mencapai 37%. Dengan capaian progres itu berarti dana PEN tahap pertama sudah terserap Rp 37 Miliar dari estimasi pinjaman daerah sekitar Rp 150 M, khususnya untuk pembangunan dua infrastruktur RSUD dr Soedomo.
Nur Arifin juga menambahkan, upaya percepatan p proses embangunan dua gedung baru RSUD dr.Soedomo itu merupakan salah satu saran dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Yaitu selaku pihak penyedia pinjaman daerah. Terlebih pada pinjaman daerah kali ini pemkab Trenggalek sudah diberi kelonggaran berupa bunga yang murah. Sehingga kalau nanti tidak cepat terserap, dikhawatirkan bunganya berubah menjadi reguler dan akan menambah beban pemerintah daerah
Views: 0
















