Selama PPKM Darurat, DPRD Trenggalek Batalkan Semua Agenda Kunker Luar Kota

oleh
oleh
Selama pelaksanaan PPKM darurat, DPRD Trenggalek batalkan semua agenda kunjungan kerja (Kunker) luar kota. Selain itu, seluruh kegiatan rapat kerja juga dilakukan secara online melalui zoom meeting. Pembatasan ini akan dilakukan hingga berakhirnya PPKM darurat, atau hingga kasus COvid-19 di Trenggalek melandai.
Selama pelaksanaan PPKM darurat, DPRD Trenggalek batalkan semua agenda kunjungan kerja (Kunker) luar kota. Selain itu, seluruh kegiatan rapat kerja juga dilakukan secara online melalui zoom meeting. Pembatasan ini akan dilakukan hingga berakhirnya PPKM darurat, atau hingga kasus COvid-19 di Trenggalek melandai.

TRENGGALEK, bioztv.id – Selama pelaksanaan PPKM darurat, DPRD Trenggalek batalkan semua agenda kunjungan kerja (Kunker) luar kota. Selain itu, seluruh kegiatan rapat kerja juga dilakukan secara online melalui zoom meeting. Pembatasan ini akan dilakukan hingga berakhirnya PPKM darurat, atau hingga kasus COvid-19 di Trenggalek melandai.

Menurut keterangan wakil ketua DPRD Trenggalek, saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini, DPRD Trenggalek juga menerapkan sejumlah pembatasan kegiatan. Saat ini pegawai dikantor DPRD yang masuk hanyalah 25% saja. Sementara itu sejumlah kegiatan rapat kerja juga dilakukan melalui zoom meeting.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding rahmadi menyampaikan, selama PPKM darurat Jawa-Bali ini, DPRD Trenggalek juga tidak melakukan kegiatan kunker luar kota. Selain itu, seluruh DPRD se jawa-bali juga tidak menerima kunjungan dari DPRD lainnya. Sehingga agenda kunker selama PPKM darurat ini dibatalkan semua.

Doding rahmadi juga menambahkan, DPRD Trenggalek juga mendukung penuh suksesnya pelaksanaan PPKM darurat ini. Salah satunya kegiatan vaksinasi masal selama masa PPKM Darurat, dengan digalakkannya vaksinasi ini diharapkan akan segera terbentuk kekebalan komunal terhadap serangan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek. Terlebih saat ini Pemerintah pusat juga menargetkan vaksinasi minimal satu juta dosis perhari, sehingga pemerintah daerah juga harus mendukung dengan menggalakkan vaksinasi masal hingga pelosok pelosok Trenggalek.

Views: 0