TRENGGALEK, bioztv.id – Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, tahun 2021 ini Pemkab Trenggalek sudah tidak lagi memberikan bantuan melalui kartu penyangga ekonomi (KPE) bagi warga terdampak Covid-19. Bantuan itu sudah resmi diakhiri pemerintah daerah pada Desember tahun 2020 lalu, sedangkan tahun 202i akan fokus pada pemulihan ekonomi.
Berdasarkan keterangan kepala bidang perlindungan dan jaminan sosial DInsos P3A Kabupaten Trenggalek, Kartu penyangga Ekonomi (KPE) pada tahun 2020 lalu diberikan bagi warga yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari KPE pada tahun 2020 itu totalnya mencapai 23.000 KPM, namun jumlah itu berdasarkan hitungan total dari bulan mei hingga bulan Desember. Artinya, jumlah penerima tidak langsung sejumlah 23.000 orang, namun bertahap sesuai kondisi sosial yang terjadi akibat pandemi COvid-19
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial DInsos P3A Kabupaten Trenggalek, Mustofa juga menjelaskan, Untuk total anggaran KPE yang dikucurkan pada tahun 2020 mencapai sekitar 28 Miliar rupiah. Sedangkan untuk tahun 2021 ini KPE sudah tidak ada lagi karena Pemerintah daerah mulai fokus pada pemulihan ekonomi saat pandemi. Penanganan pemulihan ekonomi ini juga dilakukan melalui OPD tekhnis yang membidangi.
Sekedar diketahui bahwa, untuk bisa mendapatkan KPE pada tahun 2020 lalu, warga Trenggalek harus memenuhi sejumlah kriteria yang dipersyaratkan, beberapa diantaranya adalah Masyarakat yang terdampak secara sosial akibat Pandemi Covid-19, yaitu miskin dan rentan. Selain itu, warga yang bisa menerima KPE ini juga bukan penerima bantuan lain dari pemerintah, seperti halnya PKH dan bantuan lainnya.
Views: 3
















