Bos Madin Hilang Dicaplok Refokusing, Dindikpora Trenggalek Sebut Bukan Terhitung Utang

oleh
oleh
Anggaran Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk Madrasah Diniyah (Madin) sebesar 1 Miliar hilang dicaplok refokusing, Dindikpora Trenggalek sebut anggaran tersebut tidak terhitung anggaran yang terhutang. Meski demikian pihaknya juga mengupayakan agar alokasi tersebut bisa kembali dianggarkan pada PAK.
Anggaran Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk Madrasah Diniyah (Madin) sebesar 1 Miliar hilang dicaplok refokusing, Dindikpora Trenggalek sebut anggaran tersebut tidak terhitung anggaran yang terhutang. Meski demikian pihaknya juga mengupayakan agar alokasi tersebut bisa kembali dianggarkan pada PAK.

TRENGGALEK, bioztv.id – Anggaran Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk Madrasah Diniyah (Madin) sebesar 1 Miliar hilang dicaplok refokusing, Dindikpora Trenggalek sebut anggaran tersebut tidak terhitung anggaran yang terhutang. Meski demikian pihaknya juga mengupayakan agar alokasi tersebut bisa kembali dianggarkan pada PAK.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Trenggalek, tahun ini sebenarnya Dindikpora tidak mengusulkan Bosda Madin ikut direfokusing, namun karena Dindikpora juga ikut terdampak Refokusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 akhirnya anggaran untuk Bosda Madin juga ikut terdampak.

Kepala Dindikpora Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto menyampaikan, salah satu pertimbangan Bosda Madin ikut terefokusing, karena biasanya penyaluran anggaran Bosda Madin itu pada bulan September, Nopember, dan Desember. Artinya masih ada waktu beberapa bulan lagi, sehingga untuk anggaran Bosda Madin itu bisa dianggarkan kembali pada perubahan anggaran atau PAK. Dalam hal ini, Dindikpora juga sudah berkomunikasi dengan badan keuangan daerah (Bakeuda) agar Bosda Madin bisa kembali dianggarkan.

 Sekedar diketahui bahwa, anggaran dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dindikpora) sebelum terdampak refokusing lebih dari 100 Miliar rupiah, kemudian pada refokusing kemarin, anggarannya berkurang sebesar 23 Milar Rupiah. Akibat refokusing ini, hampir semua kegiatan harus disesuaikan, bahkan, sejumlah kegiatan yang sebelumnya sudah direncanakan akhirnya tidak bisa dianggarkan.

Views: 0