Beranda Uncategorized Pansus 2 DPRD Trenggalek, Tidak Sembarang Orang Bisa Menjadi DIreksi BPR Jwalita

Pansus 2 DPRD Trenggalek, Tidak Sembarang Orang Bisa Menjadi DIreksi BPR Jwalita

92

TRENGGALEK, bioztv.id – Ranperda perubahan BPR Jwalita menjadi perseroda masih dalam proses pembahasan lebih lanjut, Pansus 2 DPRD Trenggalek pastikan nantinya tidak sembarang orang bisa menduduki jabatan direksi. Pasalnya, untuk bisa menduduki posisi tersebut ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon direksi.

Berdasarkan hasil pembahasan antara pansus 1 dan tim asistensi pemerintah daerah terkait perubahan BPR Jwalita menjadi Perseroda, diketahui bahwa ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang yang akan menduduki jabatan direksi. Beberapa diantaranya dari segi pendidikan minimal harus S1, sedangkan persyaratan lainnya juga herus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh otoritas jasa keuangan (OJK), Permendagri, dan syarat syarat lain yang tertuang dalam peraturan daerah (Perda).

Menanggapi hal ini Ketua Pansus 1 DPRD Trenggalek, Alwi Burhanudin menyampaikan, beberapa syarat pokok lain yang harus dipenuhi oleh seseorang agar bisa menduduki jabatan direksi BPR Jwalita antara lain, Memahami manajemen perusahaan dan memiliki pengalaman kerja di bidang manajerial perusahaan berbadan hukum. Selain itu juga harus memiliki keahlian menejemen, integritas, kepemimpinan, jujur, berperilaku yang baik, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mengembangkan BPR.

Perlu diketahui bahwa, sejak pembahasannya dimulai pada 11 mei lalu, ranperda perubahan BPR Jwalita menjadi Perseroda ini terus dikebut. Acuan proses perubahan BPR Jwalita menjadi perseroda ini dilakukan dengan merujuk ketentuan yang ada, yaitu sesuai Permendagri 94 tahun 2017 dan PP No.34 Tahun 2017, yang menyebutkan bahwa badan usaha milik daerah (BUMD) wujudnya hanya ada dua, yaitu Perseroda atau Perumda. Smenetara itu saat ini BPT Jwalita wujudnya masih Perseroan Terbatas (PT), sehingga harus dirubah menjadi Perseroda.