TRENGGALEK, bioztv.id – Kritisi rencana pemkab Trenggalek ajukan pinjaman daerah ke PT.SMI, Sejumlah aktivis khawatir kedepannya pemerintah daerah akan keberatan membayar utang dan justru akan mewariskan utang. Para Aktivis juga khawatir rancana utang itu justru akan menganggu proses pembangunan Trenggalek kedepan.
berdasarkan keteragan sejumlah aktivis yang tergabung dalam “Peguyuban perwakilan masyarakat”, saat ini pihaknya sedang dihadapkan pada persoalan rencana Bupati Trenggalek yang akan mengajukan utang ke PT. Sarana Multi Insfratruktur (SMI) untuk membangun rumah sakit di Kawasan Prigi, Kecamatan watulimo. Namun para aktivis mempertanyakan kemampuan pemerintah daerah dalam proses pengembalian utang tersebut.
salah satu aktivis Paguyuban Perwakilan Masyarakat, Ganif menyampaikan, Kebutuhan anggaran pemerintah daerah semakin hari semakin besar, terlebih saat pandemi seperti ini pendapatan daerah juga berkurang, sehingga pengelolaanAPBD harus lebih hati hati. Ia menekankan jangan sampai rencana utang itu akan membebani APBD dan justru mewariskan nominal utang yang besar. Ia juga khawatir jika rencana utang itu akan berdampak sepertihalnya gali lubang tutup lubang.
Ganif juga menambahkan, dari pantauan para aktivis, saat ini di Kabupaten Trenggalek masih banyak anggaran kegiatan yang dinilai kurang efektif dan tidak efisien. Jika anggaran itu disisir untuk dimaksimalkan penggunaannya, para aktivis menilai anggaran tersebut justru bisa digunakan untuk anggaran pembangunan rumah sakit di Prigi. Sehingga tidak perlu lagi utang anggaran untuk membangun.
Views: 0

















