SPMB Trenggalek 2026 Buka 3 Juni, Nilai TKA Jadi Penentu Baru Jalur Prestasi SMP

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Tahun ini, panitia seleksi memasukkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu pertimbangan utama untuk menyaring calon siswa SMP melalui jalur prestasi.

Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, memastikan pihaknya segera menggelar tahapan sosialisasi SPMB sebelum membuka pendaftaran resmi pada awal Juni mendatang.

“Kami menjadwalkan sosialisasi SPMB pada hari Kamis nanti. Jika tidak ada perubahan agenda, kami akan membuka pendaftaran murid baru mulai 3 Juni 2026,” ujar Agus Dwi Karyanto.

Agus menjelaskan bahwa dinas sengaja memilih tanggal tersebut agar bertepatan sehari setelah pengumuman kelulusan siswa SD dan SMP pada 2 Juni 2026. Strategi ini bertujuan agar calon siswa bisa langsung mengikuti proses pendaftaran tanpa jeda waktu panjang.

Skema Jalur Tetap Sama, TKA Jadi Pembeda

Dinas Pendidikan memastikan skema penerimaan murid baru tahun ini tidak mengalami perubahan besar. Panitia tetap membuka empat jalur utama, yakni domisili (zonasi), afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua.

Namun, panitia kini menambahkan nilai TKA sebagai komponen penting dalam seleksi jalur prestasi. Perubahan ini menjadi perhatian utama bagi para orang tua dan calon siswa.

“Kami menambahkan komponen baru untuk jalur prestasi. Hasil TKA siswa akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penerimaan murid baru,” jelas Agus.

Dinas Pendidikan menargetkan pengumuman hasil TKA keluar pada 26 Mei 2026. Agus berharap tim teknis mampu menyelesaikan pengolahan nilai tepat waktu sebelum tahapan SPMB dimulai.

“Mudah-mudahan hasil TKA sudah keluar sebelum pembukaan SPMB sehingga para pendaftar bisa langsung menggunakannya untuk seleksi,” imbuhnya.

Sementara itu, pemerintah daerah tetap mempertahankan kuota jalur domisili atau zonasi tingkat SMP di angka 40 persen.

TKA Jadi Alat Evaluasi Mutu Sekolah

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Trenggalek mencatat pelaksanaan TKA tingkat SD tahun 2026 berjalan lancar. Hampir seluruh siswa kelas 6 SD di Kabupaten Trenggalek mengikuti ujian berbasis daring tersebut.

Agus mengungkapkan bahwa tingkat kehadiran peserta hampir mencapai 100 persen. Hanya sebagian kecil siswa yang tidak hadir karena sakit atau izin khusus.

“Partisipasi siswa dalam TKA kemarin hampir mencapai 100 persen. Siswa yang tidak hadir rata-rata karena sakit,” katanya.

Agus menegaskan bahwa dinas tidak hanya menggunakan TKA untuk menyaring calon siswa baru. Dinas Pendidikan juga memanfaatkan hasil tes tersebut sebagai alat evaluasi untuk memetakan kualitas pembelajaran setiap sekolah.

“Kami menjadikan hasil TKA sebagai bahan evaluasi berkala untuk meningkatkan kualitas pembelajaran ke depan,” tegas Agus.

Orang Tua dan Sekolah Harus Bersiap

Penerapan nilai TKA dalam seleksi SPMB membuat sekolah dasar di Trenggalek harus lebih serius meningkatkan kemampuan akademik siswa sejak dini. Di sisi lain, orang tua juga perlu memahami mekanisme baru ini agar bisa menentukan strategi pendaftaran yang tepat bagi anak mereka.(CIA)

Views: 4