Kawal Sidang Penganiayaan Guru di Trenggalek, PGRI Jatim Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat melindungi tenaga pendidik. Pengurus PGRI Jatim terjun langsung mengawal sidang kasus penganiayaan terhadap Eko Prayitno, guru Seni Budaya SMPN 1 Trenggalek, di Pengadilan Negeri (PN) Trenggalek, Selasa (20/1/2026).

Melalui kehadiran tersebut, organisasi profesi guru ini menyampaikan pesan tegas bahwa kekerasan terhadap guru merupakan ancaman serius bagi martabat dan keselamatan dunia pendidikan.

Solidaritas Tanpa Batas untuk Anggota

Wakil Ketua PGRI Jawa Timur, Muntohar, menegaskan bahwa PGRI hadir sebagai bentuk solidaritas institusional. Ia menekankan tanggung jawab moral organisasi untuk memastikan setiap anggota memperoleh keadilan dan perlindungan hukum secara maksimal.

“Kami hadir memberikan dukungan moral penuh. PGRI tidak tinggal diam ketika pengurus atau anggota menjadi korban kekerasan dan harus menempuh jalur hukum,” ujar Muntohar di area persidangan.

Dorong Efek Jera bagi Pelaku

Selain mendampingi korban, PGRI Jatim secara tegas mendorong aparat penegak hukum menegakkan keadilan secara transparan. Muntohar berharap majelis hakim menjatuhkan vonis yang memberi efek jera kepada terdakwa, Awang Kresna Aji Pratama.

“Kami mendesak aparat menjatuhkan hukuman setimpal. Putusan ini harus menjadi pembelajaran sosial agar masyarakat tidak memaklumi tindakan premanisme atau kekerasan terhadap guru,” tegasnya.

Ancaman Serius bagi Fondasi Pendidikan

Muntohar juga menyoroti dampak luas apabila intimidasi dan kekerasan terus menyasar guru. Ia menilai rasa aman menjadi syarat utama agar proses belajar-mengajar berjalan optimal.

“Ketika guru merasa terancam, mereka akan kehilangan keberanian untuk mendidik secara utuh. Kondisi ini akan membuat pendidikan menjadi kering dan pada akhirnya merugikan siswa,” jelasnya.

Puluhan Guru Padati PN Trenggalek

Aksi pengawalan sidang ini memperoleh dukungan penuh dari PGRI Kabupaten Trenggalek. Puluhan guru mendatangi PN Trenggalek sebagai simbol perlawanan terhadap segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

PGRI Jawa Timur menyatakan akan terus mengawasi jalannya persidangan hingga hakim menjatuhkan vonis, demi memastikan keadilan bagi Eko Prayitno dan memperkuat perlindungan guru di Jawa Timur. (CIA)

Views: 37