2026 Tinggalkan Ambisi Kursi, PKB Trenggalek Fokus Rebut Kembali Hati Rakyat Menuju 2029

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idDewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek secara resmi mengubah arah strategi politik menjelang Pemilu 2029. Alih-alih mengejar target kursi legislatif secara agresif, partai berlambang bola dunia ini memilih melakukan refleksi dan memusatkan energi pada kerja nyata untuk merebut kembali kepercayaan masyarakat.

DPC PKB Trenggalek mengambil keputusan strategis tersebut dalam musyawarah kerja partai yang menghadirkan seluruh elemen kekuatan organisasi. Para pengurus inti, mulai dari ketua, sekretaris, hingga bendahara PAC dari 14 kecamatan di Trenggalek, hadir lengkap dan menunjukkan soliditas internal yang kuat.

PKB Susun Peta Jalan Politik Satu Tahun

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menegaskan bahwa musyawarah kerja ini menjadi langkah awal partai untuk menentukan arah perjuangan baru. DPC PKB Trenggalek kini menyusun rencana kerja bulanan secara sistematis dalam bentuk matriks program yang terukur.

“Musyawarah kerja ini menjadi kompas gerak PKB untuk satu tahun ke depan. Kami menyusun arah koalisi dan pengabdian partai, lalu menerjemahkannya ke dalam agenda kegiatan rutin setiap bulan,” ujar Sukarodin, Rabu (7/1/2026).

Januari–Februari, PKB Turun ke Enam Dapil

Sebagai tindak lanjut, PKB Trenggalek menjadwalkan konsolidasi menyeluruh di seluruh daerah pemilihan (dapil) pada Januari hingga Februari 2026. Sukarodin menegaskan bahwa partainya tidak sekadar menggelar pertemuan seremonial, melainkan melakukan evaluasi faktual pasca-Pemilu 2024.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil di enam dapil. Kami membedah data suara: mana yang stagnan, mana yang menurun, dan mana yang justru meningkat. Dari sinilah kami menyusun strategi yang lebih rasional,” jelasnya.

PKB Evaluasi Loyalis dan Perkuat Akar Rumput

Selain memetakan perolehan suara, PKB Trenggalek juga mengevaluasi kualitas kader dan loyalis partai. Partai ingin memastikan setiap kader, baik yang lama maupun yang baru, benar-benar hadir dan memberi solusi nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar tercantum dalam Surat Keputusan (SK) kepengurusan.

PKB Trenggalek juga menata ulang struktur organisasi hingga tingkat paling bawah, mulai dari Ranting hingga RT. Melalui langkah ini, partai berupaya menyerap aspirasi murni dari masyarakat akar rumput.

“Kami ingin mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi itulah yang akan menjadi energi utama kami untuk membangun kekuatan PKB dari bawah,” tambah Sukarodin, yang juga menjabat sebagai pimpinan DPRD Trenggalek.

Menuju 2029: Bangun Kepercayaan, Raih Kemenangan

PKB Trenggalek mengusung filosofi politik berbeda dalam menyongsong Pemilu 2029. Saat banyak partai sibuk menghitung kursi, PKB memilih fokus membangun kembali kepercayaan rakyat. Sukarodin menegaskan bahwa kejayaan politik merupakan dampak dari kepercayaan publik, bukan sekadar target angka.

“Target kami jelas, bukan sekadar kursi. Kami ingin mengembalikan kepercayaan konstituen. Kehadiran PKB harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia optimistis, ketika masyarakat kembali percaya, kemenangan politik akan datang secara alami.

“Jika rakyat sudah percaya, kejayaan PKB akan kembali dengan sendirinya, seperti saat awal partai ini lahir dan mendapat dukungan luas dari masyarakat,” pungkas Sukarodin. (CIA)

Views: 34