Siapapun Pelakunya, Ketua Pagar Nusa Trenggalek Kutuk Aksi Pengrusakan Polsek Watulim

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Ketua Pagar Nusa (PN) Trenggalek, Amin Tohari, angkat bicara terkait insiden kerusuhan yang terjadi di Kantor Polsek Watulimo. Terlebih aksi anarkis tersebut berujung pada pengrusakan fasilitas institusi negara dan melukai sejumlah anggota polisi. Amin menegaskan bahwa organisasi Pagar Nusa secara resmi tidak terlibat dalam aksi massa tersebut dan mengecam keras tindakan destruktif itu.

“Pagar Nusa Trenggalek secara organisasi tidak ada kaitan sama sekali dengan aksi tersebut. Itu murni tindakan pribadi. Organisasi kami mengecam keras pengrusakan fasilitas negara, baik yang dilakukan oleh anggota PN maupun bukan. Kami sangat prihatin dan menyayangkan kejadian ini,” tegas Amin Tohari.

Tidak Ada Instruksi dari Pagar Nusa

Menurut Amin, tidak ada instruksi, imbauan, maupun undangan resmi dari Pagar Nusa untuk mengumpulkan massa di Polsek Watulimo. Bahkan, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Watulimo turut berusaha menenangkan situasi ketika kerumunan mulai memanas. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Ketua PAC Pagar Nusa Watulimo sudah mencoba meredam massa, tapi situasinya sangat sulit. Apalagi banyak orang yang datang dari luar Watulimo, bahkan luar Kabupaten Trenggalek. Ini yang membuat suasana semakin tidak terkendali,” jelasnya.

Amin menambahkan, meskipun beberapa individu yang terlibat kemungkinan adalah anggota Pagar Nusa, tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi organisasi.

“Kami tidak pernah memberikan arahan atau dukungan untuk tindakan seperti itu. Jika memang ada anggota yang terbukti terlibat, kami mendukung penegakan hukum yang adil dan tegas,” katanya.

Mendukung Penegakan Hukum

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pagar Nusa Trenggalek menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah hukum yang diambil oleh aparat kepolisian untuk mengusut tuntas insiden ini. Amin juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah provokasi yang dapat merusak hubungan antarwarga.

“Kami mendukung penuh upaya penegakan hukum. Kami ingin memastikan bahwa organisasi tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi pijakan kami,” imbuh Amin.

Ajakan untuk Menjaga Kedamaian

Menutup pernyataannya, Amin mengajak semua pihak, termasuk anggota Pagar Nusa, untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga kedamaian. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Amin Tohari berharap penegakan hukum dapat berjalan dengan transparan dan adil, demi kebaikan bersama.

“Kerukunan dan persatuan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga nama baik Trenggalek dan hindari tindakan-tindakan yang merugikan semua pihak,” pungkasnya.(CIA)

Views: 1