TRENGGALEK, bioztv.id – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Trenggalek sejak Kamis (2/1) pukul 18.30 WIB memicu longsor di tiga titik pada jalur penghubung antar Kecamatan Pule dan Panggul. Longsor terjadi di RT 27, RW 11, Dusun Padangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Tinggi material longsor yang menutup jalan mencapai rata-rata 10 meter dan panjang 12 meter, sehingga memutus akses utama antara dua kecamatan tersebut.
Triadi Atmono, Kepala BPBD Trenggalek, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Pule sedang berupaya membersihkan material longsor agar akses jalan segera pulih.
“Kami berharap pekerjaan ini bisa diselesaikan hari ini sehingga jalur antara Desa Sidomulyo menuju Panggul kembali lancar,” kata Triadi.
Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat jalur Pule-Panggul merupakan akses vital bagi masyarakat. Triadi juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor, khususnya saat intensitas hujan meningkat.
“Dengan curah hujan yang masih tinggi, kami minta masyarakat waspada dan melaporkan jika ada tanda-tanda longsor untuk segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Upaya normalisasi di lokasi longsor diharapkan selesai dalam waktu dekat, sehingga aktivitas masyarakat yang terdampak dapat kembali berjalan dengan lancar.
Selama jalan tertimbun longsor, warga hatus melintasi jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
“Masih ada jalur alternatif melalui Simpang Tiga Bangunsari menuju Dongko, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Panggul,” Pungkas Triadi.(CIA)
Views: 2
















