TRENGGALEK, bioztv.id – Menjelang dua hari pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek belum memiliki data rinci terkait Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan bencana. Hal ini cukup mengkhawatirkan, mengingat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek telah menyatakan jika seluruh kecamatan di Trenggalek merupakan wilayah rawan bencana.
Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah, mengakui bahwa pihaknya belum mengidentifikasi jumlah TPS rawan bencana secara rinci. Namun, ia memastikan telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah antisipasi.
“Kalau data spesifik TPS rawan bencana di Trenggalek, kami belum lakukan identifikasi,” ujar Istatiin.
Ia menambahkan, meski belum punya data spesifik tentang TPS rawan bencana, mitigasi tetap menjadi perhatian. Mengingat saat ini musim hujan, Iin mengaku sudah koordinasi dengan Forkopimda untuk menyampaikan langkah mitigasi terhadap jajaran penyelenggara.
“Jika nanti terjadi bencana, kami sudah menginstruksikan adanya pergeseran TPS,” jelasnya.
Meski demikian, Beberapa waktu lalu Kepala BPBD Trenggalek menegaskan bahwa potensi bencana seperti longsor, banjir, dan angin kencang bisa terjadi di beberapa wilayah, baik di kecamatan-kecamatan pegunungan dan dataran rendah tertentu.
“14 kecamatan di Trenggalek menjadi daerah rawan bencana, dengan potensi bencana yang berbeda befa,” Triadi Atmono, Kepala BPBD Trenggalek.
Hingga berita ini diturunkan, distribusi logistik Pilkada masih berlangsung tanpa hambatan.
“Jadi, hari ini, 25 November 2024, kami melaksanakan distribusi logistik dari gudang KPU ke masing-masing kecamatan di 14 kecamatan. Besok, logistik akan didistribusikan ke desa dan TPS. Rencananya pada H-1, semua logistik sudah berada di 1.115 TPS se Trenggalek,” pungkas IIN. (CIA)
Views: 0
















