Disambangi KPU, PKB Trenggalek Titip Pesan SInkronisasai Visi Misi Kandidat Pilkada Dengan RPJPD

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – DPC PKB Trenggalek menerima kunjungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek dan menitipkan pesan penting: visi misi calon kepala daerah wajib sinkron dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). PKB Trenggalek mendorong KPU untuk memfasilitasi forum bedah visi misi kandidat secara terbuka.

Dalam pertemuan ini, PKB juga menyampaikan bahwa lima kader mereka yang kini berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah resmi mengundurkan diri dan data mereka sudah terhapus dari Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

KPU Perbarui Data Sipol, PKB Laporkan Kader PPPK Mengundurkan Diri

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menjelaskan bahwa kunjungan KPU ke kantor partainya merupakan bagian dari agenda silaturahmi kelembagaan ke seluruh partai peserta pemilu. Dalam pertemuan tersebut, KPU menyampaikan informasi strategis, termasuk kewajiban pemutakhiran data Sipol setiap enam bulan sekali.

“Data Sipol kami memang ada perubahan. Lima kader PKB Trenggalek baru saja diangkat sebagai PPPK, dan mereka otomatis sudah kami coret dari kepengurusan partai,” jelas Sukarodin, pada Senin, 28 Juli 2025.

Menurutnya, kelima nama tersebut tidak lagi tercantum dalam Sipol karena telah mengundurkan diri dari partai. Langkah ini sesuai dengan aturan netralitas ASN, termasuk PPPK. Pengunduran diri mereka juga telah dikonfirmasi melalui surat resmi dan DPC PKB telah menindaklanjuti prosesnya.

Sipol adalah sistem digital milik KPU yang berfungsi untuk mencatat dan memverifikasi data kepengurusan partai politik. Sistem ini berperan penting dalam menjaga integritas dan transparansi proses politik, termasuk tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik peserta pemilu.

PKB Dorong Bedah Visi Misi Calon Kepala Daerah: Selaraskan dengan RPJPD

Selain pembaruan data, DPC PKB Trenggalek juga menyampaikan masukan penting mengenai Pilkada mendatang. PKB menekankan perlunya sinkronisasi visi-misi calon kepala daerah dengan RPJPD. Sukarodin menilai KPU perlu memfasilitasi forum terbuka atau semacam bedah visi-misi. Tujuannya, agar publik dapat melihat sejauh mana gagasan calon kepala daerah selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Kami berharap KPU bisa memfasilitasi bedah visi-misi ini, tidak hanya sekadar formalitas kampanye. Namun, benar-benar mendalam agar sinkron dengan RPJPD Kabupaten Trenggalek. Bahkan, Bappeda Litbang dan pemangku kepentingan lainnya juga harus terlibat,” tegas Sukarodin.

Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa calon pemimpin Trenggalek di masa depan tidak hanya membawa narasi politik, tetapi juga visi pembangunan yang konkret dan terukur. Bagi PKB Trenggalek, ini adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah.

Tidak kalah penting, Sukarodin juga menegaskan komitmen partainya untuk terus bersinergi dengan KPU. Ia membuka pintu komunikasi dua arah agar setiap dinamika atau kebutuhan terkait data dan proses politik bisa dibicarakan secara terbuka.

“Jika KPU membutuhkan kehadiran kami, kami siap. Jika ingin silaturahmi lagi, kami persilakan. Kami menginginkan kerja sama yang sehat dan terbuka,” pungkasnya.(CIA)

Views: 36