TRENGGALEK, bioztv.id – Profil jemaah haji Kabupaten Trenggalek tahun 2026 menjadi perhatian publik. Mayoritas rombongan tahun ini berasal dari kelompok lanjut usia (lansia) di atas 65 tahun, bahkan jemaah tertua mencapai usia 90 tahun.
Kondisi ini mendorong persiapan ekstra dari sisi kesehatan dan pendampingan lapangan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Trenggalek, Subkan Hamzah, mengungkapkan bahwa dominasi lansia ini menjadi potret nyata panjangnya daftar tunggu haji.
“Jemaah tertua tahun ini berusia 90 tahun. Secara umum, mayoritas jemaah sudah berada di atas usia 65 tahun,” ujar Subkan.
Efek Antrean Panjang Puluhan Tahun
Subkan menjelaskan bahwa antrean panjang menyebabkan banyak jemaah baru berangkat saat usia mereka sudah lanjut. Awalnya, mereka mendaftar saat usia produktif. Namun, lamanya masa tunggu membuat usia mereka masuk kategori lansia saat jadwal keberangkatan tiba.
“Dulu mereka mendaftar saat masih muda. Namun karena harus menunggu lama, sekarang mereka berangkat dalam usia lanjut,” jelasnya.
Dinkes Prioritaskan Pemantauan Kesehatan Ketat
Dinas Kesehatan (Dinkes) kini memprioritaskan pemantauan kesehatan jemaah. Tim medis terus mengawasi kondisi fisik, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit atau risiko tinggi.
“Petugas kesehatan terus memantau kondisi jemaah lansia secara intensif. Hingga saat ini, kami belum menerima laporan penundaan keberangkatan karena sakit,” tegas Subkan.
Cuaca Makkah Lebih Sejuk, Namun Tetap Berisiko
Meski prakiraan menunjukkan cuaca di Makkah lebih sejuk dibanding tahun lalu, Subkan tetap meminta jemaah meningkatkan kewaspadaan. Perbedaan iklim tetap berpotensi memengaruhi kondisi fisik, khususnya bagi lansia.
“Walaupun cuaca lebih sejuk, jemaah harus tetap menjaga kondisi tubuh. Kami meminta mereka rutin minum air dan membawa perlengkapan pelindung kesehatan,” katanya.
Rincian Keberangkatan 450 Jemaah
Tahun ini, Trenggalek memberangkatkan 450 jemaah. Jumlah tersebut berkurang satu orang dari data awal karena satu calon jemaah meninggal dunia sebelum berangkat. Seluruh rombongan terbagi dalam empat kloter:
- Kloter 105: 347 jemaah
- Kloter 106: 100 jemaah
- Kloter 109: 2 jemaah
- Kloter 110: 2 jemaah
Jadwal Keberangkatan: 18 Mei 2026
Jemaah haji Trenggalek akan berangkat pada 18 Mei 2026. Mereka akan berkumpul di Pendopo Trenggalek pukul 01.00 WIB sebelum bertolak ke Asrama Haji Sukolilo.
“Rombongan akan berangkat bersama dan kami perkirakan tiba di Asrama Haji sekitar pukul 07.30 WIB,” ungkap Subkan.
Persiapan Logistik dan Jaminan Penerbangan
Kemenhaj memastikan distribusi koper berjalan lancar melalui KBIH maupun pengambilan mandiri di kantor. Selain itu, Subkan menjamin kondisi penerbangan internasional tetap aman.
“Jalur penerbangan saat ini aman. Tidak ada kendala teknis maupun keamanan yang perlu dikhawatirkan,” tandasnya.
Pemerintah berharap pendampingan maksimal ini mampu membantu seluruh jemaah lansia menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.(CIA)
Views: 3
















