TRENGGALEK, bioztv.id – Akun Instagram resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek kembali menjadi bahan perbincangan setelah mengunggah postingan jualan iPhone 16 Pro dengan harga Rp 1.500.000 pada Jumat, 10 Januari 2025. Kejadian ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah yang ketiga kalinya. Unggahan semacam ini dinilai tidak wajar dan berpotensi menjadi modus penipuan.
Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Istatiin Nafiah, memastikan bahwa unggahan tersebut bukan berasal dari pihak KPU. Ia menegaskan bahwa akun Instagram KPU telah dibajak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Beberapa waktu lalu kami juga kaget karena salah satu media sosial KPU tiba-tiba muncul konten yang tidak ada kaitannya dengan kepemiluan,” ujar Istatiin.
Terkait kejadian ini, KPU Trenggalek sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dan menyisir untuk mengatasinya. KPU juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengabaikan postingan di Instagram KPU yang tidak berkaitan dengan kepemiluan.
“Kalau yang tidak berkaitan dengan kepemiluan, itu jelas bukan resmi dari kami,” imbuh Istatiin.
Saat ini KPU Trenggalek telah berkoordinasi dengan KPU RI untuk mengatasi peretasan ini. Istatiin menyebut bahwa tindakan pencegahan telah dilakukan, termasuk memperketat pengelolaan akun media sosial KPU. Meski begitu, pihaknya masih mempertimbangkan langkah untuk mengganti akun media sosial atau membuat akun baru.
“Kami khawatir jika harus membuat akun baru, riwayat postingan KPU yang terkait kepemiluan akan hilang. Jadi, ini masih kami diskusikan bagaimana langkah terbaik agar arsip tetap terjaga dan akun bisa kembali aman,” tambahnya.
Kejadian ini memunculkan kekhawatiran masyarakat, terutama terkait potensi penipuan dari postingan tidak resmi tersebut. Istatiin meminta warga untuk tetap waspada dan tidak tergiur oleh penawaran yang tidak masuk akal dari akun yang mengatasnamakan KPU.
“Itu jelas hoaks dan tidak resmi dari KPU Trenggalek,” tegas Istatiin.
KPU Trenggalek juga berkomitmen untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik dengan memperbaiki pengelolaan akun media sosialnya. Peretasan ini menjadi pengingat pentingnya keamanan digital, terutama bagi institusi pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat.
“Mudah-mudahan setelah tindakan yang kami lakukan, kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkas Istatiin.(CIA)
Views: 0

















