Kesaksian Korban Longsor Yang Rumahnya Jebol, Ada Suara Gemuruh Seperti Gempa

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id –  Bencana tanah longsor menyiskan kisah pilu warga yang rumahnya terdampak. Sejumlah rumah warga di Trenggale terpantau mengalami kerusakan akibat diterjang material longsor.Purwito, salah satu warga terdampak longsor di Kecamatan Pule, mengungkapkan detik-detik mencekam saat material tanah dari tebing menimpa rumahnya pada dini hari.

Purwito mengungkapkan, jika saat bencana longsor mulai terjadi,  Ia bersama istri dan kedua anaknya masih berada di dalam rumah. Sejak suara gemuruh terdengar, memaksa mereka untuk mengungsi hingga sekarang.

“Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu hujan deras masih mengguyur, dan kami semua ada di dalam rumah, kecuali ibu saya yang kebetulan sedang tidak di rumah,” ujar Purwito, Selasa (22/10).

Purwito menjelaskan bahwa longsor menghantam langsung dinding rumah dan merusak ruang tamu. Longsor berasal dari tebing setinggi 6 meter yang tak jauh dari rumahnya.

“Material dari tebing langsung menimpa ruang tamu. Beruntung, saya dan keluarga sedang berada di kamar, jadi kami selamat dari material longsor,” ungkapnya.

Ia menggambarkan situasi saat kejadian begitu menegangkan. Saat itu ia mendengar ada suara gemuruh seperti gempa bumi.

“Begitu mendengar suara itu, saya langsung membawa keluarga mengungsi ke rumah saudara di depan,” tambahnya.

Hingga kini, Purwito dan keluarganya masih memilih untuk mengungsi karena khawatir dengan potensi longsor susulan.

“Rumah saya masih kosong, belum berani ditempati lagi. Kami takut ada longsor lagi kalau hujan deras turun,” pungkasnya.

Sekedar diketahui bahwa, hingga saat ini ada 3 kecamatan yang dilanda tanah longsor. Yakni Kecamatan Pule, Watulimo, dan Munjungan. Di Kecamatan Pule ada dua rumah yang rusak akibat bencana longsor. Sementara di Watulimo, satu kepala keluarga (KK) terdampak, dan di Munjungan ada 11 titik longsor.(CIA)

Views: 2