Ansor Kampak Gruduk Polres Trenggalek, Desak Penanganan Kasus Santriwati di Pesantren Hamil

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Perwakilan pimpinan anak cabang (PAC) Ansor Kecamatan Kampak gruduk Polres Trenggalek, Kamis (29/8). Mereka menanyakan perkembangan kasus dugaan asusila yang melibatkan seorang santriwati di salah satu pesantren di Kecamatan Kampak. Kasus ini mencuat setelah santriwati tersebut diketahui hamil besar dan melahirkan seorang anak.

Dewan Penasehat PAC Ansor Kampak, Imam Safi’i, menjelaskan bahwa mereka hadir untuk mendampingi keluarga korban dari Desa Karangrejo, yang ingin memastikan kelanjutan dan perkembangan kasus yang menimpa korban.

“Kami mendampingi keluarga korban untuk menanyakan kelanjutan kasus dugaan asusila terhadap salah satu santriwati. Terlebih, kondisi santriwati yang hamil itu, kini telah melahirkan,” ujar Imam Safi’i.

Menurut Imam, setelah berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polres Trenggalek, pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini akan terus berjalan tanpa henti. Saat ini pihak kepolisin masih menggali bukti bukti terkait kasus ini.

“Namun, karena prosesnya sangat alot, kami diminta untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Imam juga menyebutkan bahwa sesuai informasi yang ia dapat setelah koordinasi dengan jajaran Satreskrim Polres Trenggalek, Namun upaya penyelidikan aka terus berjalan hingga ada titik terang terkait kasus ini.

“Kanit PPA tadi juga menyampaikan bahwa pembuktiannya masih terus diproses. Kami berharap ini bisa segera menemukan titik terang,” jelasnya.

Kasus ini pertama kali mencuat sekitar tiga bulan lalu, saat perut korban mulai membesar dan menjelang kelahiran. Saat ini, anak yang dilahirkan oleh korban sudah berusia lebih dari satu bulan. Atas Kasus ini, Ansor Kampak berharap keadilan bisa ditegakkan. Artinya jika memang terduga pelaku terbukti bersalah, maka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Jika terduga pelaku terbukti bersalah, maka ia harus bertanggung jawab. Namun, jika tidak terbukti, nama baiknya harus dibersihkan,” pungkas Imam Safi’i. (CIA)

Views: 2