TRENGGALEK, bioztv.id – Trenggalek tengah menghadapi sengketa administratif terkait 13 pulau yang berada di wilayahnya. Pasalnya, 13 Pulau itu diklaim masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Tulungagung. Klaim ini mencuat dalam pemutakhiran data kepulauan yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Klaim ini terjadi sejak Tahun 2022 lalu.
Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Teguh Sri Mulyanto, mengungkapkan bahwa situasi ini pertama kali terungkap saat Kemendagri melakukan pemutakhiran kode dan data wilayah administrasi pemerintahan dan pulau.
“Sebenarnya, terkait klaim pulau-pulau di Kabupaten Trenggalek yang masuk Kabupaten Tulungagung itu ada 13 pulau,” kata Teguh.
Pulau pulau yang disengketakan tersebut adalah Pulau Anak Tamengan, Pulau Anakan, Pulau Boyolangu, Pulau Jewuwur, Pulau Karangpegat, Pulau Solimo, Pulau Solimo Kulon, Pulau Solimo Lor, Pulau Solimo Tengah, Pulau Solimo Wetan, Pulau Sruwi, Pulau Sruwicil, dan Pulau Tamengan.
“Sesuai data data yang dimiliki pemkab Trenggalek, 13 Pulau itu sejak awal memang masuk wilayah administrasi Kabupaten Trenggalek,” tegas Teguh.
Dalam pertemuan yang digelar pada 3 Mei 2024 di Jakarta, Kabupaten Trenggalek turut serta memberikan masukan. Teguh menyatakan bahwa pada rapat tersebut, 13 pulau yang saat ini tercatat dalam wilayah administrasi Kabupaten Tulungagung, agar dikembalikan masuk ke wilayah administrasi Kabupaten Trenggalek.
“Alhamdulillah, bulan Mei kemarin kami menghadiri rapat di Jakarta, dan ada 13 pulau yang diusulkan pemutakhirannya ke Kabupaten Trenggalek,” tambahnya.
Saat ini, proses pemutakhiran tersebut masih dalam tahap pengusulan dan belum ada perubahan resmi terkait status administrasi 13 pulau ini. Situasi ini menambah kompleksitas pengelolaan wilayah administrasi di kedua kabupaten dan masih menunggu keputusan final dari Kemendagri terkait status kepulauan tersebut.
“Saat ini, 13 pulau itu masih masuk wilayah administrasi Kabupaten Tulungagung, namun proses pengambil alihan kembali masih terus berjalan,” pungkas Teguh. (CIA)
Views: 34
















