TRENGGALEK, bioztv.id – Menjelang Pilkada 2024, Partai Golkar Trenggalek membuat keputusan yang mengejutkan dengan tidak memunculkan kader internalnya sendiri sebagai calon kepala daerah. Alasannya, keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang demi kepentingan partai dan masyarakat Trenggalek. Pilkada Tahun Ini Golkar kembali rekom pasangan petahana Ipin-Syah.
Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak memunculkan kader internal bukanlah karena Golkar tidak memiliki kader yang potensial. Golkar mengambil langkah ini karena kesadaran partai terhadap dinamika politik terkini di Trenggalek. Selain itu, jumlah kursi partai Golkar di Trenggalek juga belum cukup untuk mengusung calon sendiri.
“Sebenarnya bukan tidak memunculkan atau tidak menelorkan kader-kader, tapi seperti yang saya utarakan kemarin, Golkar cukup tau diri,” ujar Arik.
Arik juga menambahkan, jika misalkan Golkar di Trenggalek bisa seperti visi misinya tahun kemarin, yakni bisa mencapai 9 kursi. Maka Golkar bisa berangkatkan calon sendiri tanpa koalisi.
“Jika kursi mencukupi, Insya Allah Golkar berani memberangkatkan kader sendiri,” tegas Arik.
Mengingat Partai Golkar di Trenggalek belum mencapai 9 kursi, sehingga harus lebih realistis dalam menentukan langkah politiknya. Artinya partai Golkar di Trenggalek cukup tau diri dengan posisi saat ini
“Tapi jangan bilang kalau Golkar kadernya tidak baik semuanya, karena 5 tahun lalu kita juga mempunyai kader yang potensial, meski akhirnya tidak jadi maju tapi kan kita juga pernah mewarnai kontestasi pilkada pada periode sebelumnya,” tambahnya.
Meskipun demikian, Arik menekankan bahwa Golkar tetap memiliki kader yang berkualitas dan potensial untuk masa depan.
“Saya cukup tahu diri dengan penurunan satu kursi di Golkar pada Pemilu Tahun 2024 kemarin,” jelasnya.
Untuk target ke depan, Golkar Trenggalek tetap optimis dan berkomitmen untuk terus berkembang. Arik menyatakan bahwa dengan dukungan terhadap pasangan Ipin-Syah Jilid kedua, Golkar berharap bisa mencapai hasil yang lebih baik dalam 5 tahun ke depan.
“Insya Allah nanti Golkar juga mempunyai komitmen-komitmen sendiri dengan beliaunya. Tapi bukan berarti jatah kursi dan lain sebagainya, karena Golkar memang tanpa mahar,” tegas Arik.
Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga kekuatan dan integritas partai, sekaligus memastikan bahwa Golkar Trenggalek tetap berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Dengan dukungan terhadap pasangan Ipin-Syah, Golkar berharap bisa terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Trenggalek,” pungkas Arik. (CIA)
Views: 1

















