Mahasiswi ITB AD Jakarta Wujudkan Sinergi Tertib Administrasi Kependudukan Desa Cipinang

oleh
oleh
Monitoring Pelayanan Adminduk Desa Cipinang
Monitoring Pelayanan Adminduk Desa Cipinang

BOGOR, bioztv.id – Mahasiswi Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Jakarta, Novia, dorong terwujudnya program tertib administrasi kependudukan melalui sinergi pemberdayaan karang taruna desa cipinang. Proyek ini sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Proyek independent yang dilakukan Novia ini atas kerjasama dengan pemerintah Desa Cipinang dan Karang Taruna setempat. Tujuannya untuk meningkatkan keteraturan administrasi kependudukan di wilayah tersebut. Desa Cipinang sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Desa ini memiliki berbagai tantangan dalam akses dan penertiban administrasi kependudukan.

“Kami sangat berterimakasih terhadap ITB AD yang sudah terjunkan mahasiswanya untuk membantu menangani problem di Desa Cipinang ini”, Kata Mad hasan. Kepala Desa Cipinang.

Dalam proyeknya, Novia mengidentifikasi beberapa masalah yang dihadapi masyarakat setempat. Dari permasalahan itu, Novia juga menawarkan sejumlah solusi yang inovatif. Permasalahan tersbeut meliputi, masih adanya masyarakat yang belum memiliki NIK. Kurangnya informasi dan pengetahuan tentang tata cara pengurusan dokumen kependudukan. Proses pengurusan dokumen yang lama. Hilangnya dokumen kependudukan yang sudah jadi.

“Dari hasil indentifikasi permasalahan, kami menemukan adanya problem terkait administrasi kependudukan (Adminduk) yang membutuhkan solusi kongkrit melalui sinergitas,” Kata Novia.

Untuk permasalahan pertama, terkait Identifikasi Masalah NIK, Novia punya solusi. Yakni menggerakkan Karang Taruna untuk mengidentifikasi masyarakat yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) di lingkungan sekitar.

“Masyarakat yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) harus didorong agar segera melengkapi adminduknya,” Jelas Novia.

Dari permasalahan kedua terkait penyediaan Informasi: Novia mengajak Pemerintah Desa membuat inventaris dan papan pengumuman di Desa Cipinang untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi dan tata cara pengurusan surat-surat administrasi.

“Akses informasi untuk masyarakat harus dipermudah, terutama informasi terkait adminduk,” Imbuh Novia.

Sementara itu terkait percepatan proses pengurusan Adminduk, Novia mengusulkan agar fokus satu petugas operator khusus dari unsur Karang Taruna.

Sedangkan terkait permasalahan pengelolaan dokumen, Novia juga meminta adanya pembuatan aplikasi khusus untuk memonitor proses pengurusan administrasi kependudukan dari awal hingga selesai. Hal ini diklaim mampu mengatasi masalah hilangnya dokumen administrasi seperti Kartu Keluarga dan E-KTP.

“Dari empat problem yang sudah kami identifikasi, solusi tunggalnya adanya berbinergi. Salah satunya sinergi dengan karang taruna,” Ungkap Novia.

Manfaat dari kegiatan ini sangat luas, mencakup masyarakat umum, pelayanan desa, dan peran Karang Taruna dalam pembangunan lokal. Dengan implementasi proyek ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelayanan administrasi kependudukan dan pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui riset yang dilakukan, Novia menyimpulkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Desa Cipinang telah optimal, namun masih terdapat ruang untuk peningkatan, terutama dalam kenyamanan pelayanan dan semangat kerja pegawai.

“Sebenarnya pelayanan di Desa CIpinang sudah bagus, dan berjalan baik. hanya saja perlu adanya inovasi dan peningkatan yang lebih baik lagi” Turut Novia.

Dengan demikian, proyek yang dijalankan Novia memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keteraturan administrasi kependudukan di Desa Cipinang serta memberdayakan Karang Taruna sebagai bagian integral dari proses tersebut.

“Semoga apa yang kami lakukan di Desa Cipinang ini bisa bermanfaat untuk masyarakat maupun pemerintah desa setempat,” Ungkap Novia.

“Ini adalah langkah nyata menuju masyarakat yang lebih teratur administrasinya dan pemerintah yang lebih responsif terhadap kebutuhan mereka,” Pungkas Novia. (AZW)

Views: 12