TRENGGALEK, bioztv.id – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melantik sejumlah pejabat administrator hingga pengawas dilingkup pemerintah Kabupaten Trenggalek, Selasa (9/1/2024). Selain itu, 1 kursi jabatan pimpinan tinggi pratama yang lama kosong juga akhirnya terisi.
Mutasi jabatan dan pengisian jabatan tinggi pratama ini dilakukan untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja. Sedikitnya ada 26 Jabatan Administrator dan 23 Jabatan Pengawas yang dilakukan penyegaran.
Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, kursi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol-PPK) Trenggalek kini diduduki Habib Solehudin. Penetapan ini dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani sertifikasi penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan bahwa mutasi jabatan dan pengisian jabatan tinggi pratama ini merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
“Kalau untuk Kepala Satpol PPK karena harus ada sertifikasi, ppns, jadi memang kemarin sempat tertunda, sehingga harus melalui DIklat Diklat dulu, pelatihan dulu, jadi baru bisa hari ini dilantik,” kata Mas Ipin, sapaan akrab Bupati Trenggalek.
“Sedangkan kalau yang lain ya penyegaran aja, kita kan sudah evaluasi evaluasi akhir tahun kita menghadapi 2024, kita lihat mana yang sekiranya kinerja itu bisa maksimal beberapa tempatkan di tempat-tempat, dan juga beberapa ada yang kosong kita isi, sehingga harapannya nanti kedepan pekerjaannya bisa lebih baik,” imbuhnya.
Mas Ipin juga mengatakan bahwa kekosongan untuk jabatan tinggi pratama saat ini sudah tidak terlalu banyak. Hanya ada beberapa jabatan yang masih kosong, dan itu pun untuk mengantisipasi adanya ASN yang pensiun.
“Kekosongan untuk jabatan tinggi pratama sat ini sudah tidak terlalu banyak, sudah terisi, mungkin hanya ada beberapa karena, paling kita antisipasi untuk yang pensiun yang lain sebagainya,” pungkasnya. (CIA)
Views: 96
















