TRENGGALEK, bioztv.id – Pemilihan Mahfud MD sebagai Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk mendampingi Ganjar Pranowo dinilai sejalan dengan kader DPC PDI Perjuangan Trenggalek. Pasalnya, Mahfud MD berasal dari kalangan Nahdiyin. Sementara itu, 90% kader kader PDI Perjuangan Trenggalek juga sebagai warga nahdiyin secara kultural.
Mengacu keterangan sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, dengan sudah diumumkannya pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai bakal capres dan cawapres pada Pemilu tahun 2024 mendatang, DPC PDI Perjuangan Trenggalek siap memenangkan pasangan tersebut targetnya minimal harus meraih kemenangan 70 persen suara di Kabupaten Trenggalek.
Lebih lanjut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi menjelaskan, dipilihnya Mahfud MD sebagai cawapres dari Ganjar Pranowo, diharapkan dapat membawa penegakan hukum di Indonesia semakin baik. Disisi lain, Mahfud MD yang merupakan warga Nahdiyin, juga selaras dengan kader kader DPC PDI Perjuangan Trenggalek yang hampir 90 persen merupakan warga nahdiyin secara kultural.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD resmi dipasangkan sebagai bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek targetkan kemenangan 70%. Hingga saat ini seluruh relawan, caleg, dan partai pengusung yang ada di Trenggalek juga terus koordinasi untuk kemenangan Ganjar-Mahfud.
Views: 32

















