Nasib Kolam Renang Jwalita Trenggalek Gak Jelas, Komisi 2 Minta DIperbaiki Eksekutif Masih Diam

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Tutup pasca kejadian insiden 3 bocah meninggal akibat tenggelam, Nasib Kolam Renang Tirta Jwalita hingga saat ini belum jelas. Mengingat kolam renang itu menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD), Komisi 2 meminta agar dioperasionalkan lagi. Namun, hingga saat ini pihak eksekutif masih membiarkannya mangkrak.

Mengacu keterngan ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, untuk nasib kolam renang Tirta Jwalita, saat ini masih dalam pembahasan bersama eksekutif. Pembahasan itu membutuhkan waktu cukup panjang karena mencangkup banyak aspek, diantaranya adalah perbaikan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pengunjung. Karena kolam renang itu menjadi salah satu penyumbang PAD yang cukup bagus, Komisi 2 meminta agar bisa difungsikan lagi. Namun SOP harus diperbaiki, dan fasilitas keamanan juga harus benar benar terpenuhi.

Lebih lanjut ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, Mugianto menjelaskan, insiden kolam renang telan 3 korban jiwa yang masih anak anak kemarin, dinilai murni dari kelalaian petugas. Pasalnya, jika SOP terpenuhi,  kejadian fatal seperti itu diyakini bisa diminimalisir. Artinya, setelah SOP dan fasilitas terpenuhi, Kolam renang itu bisa dibuka kembali untuk masyarakat.

Sekedar diketahui bahwa, insiden tenggelamnya 3 bocah di Kolam Renang Tirta Jwalita ini diketahui terjadi pada 4 Juni 2023 sekitar pukul 8.30 WIB.  Ketiga korban adalah MF, usia 9 Tahun. MZ, Usia 10 tahun, dan B usia 9 Tahun. Ketiganya sama sama warga Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Sejak kejadian itu, Kolam Renang Tirta Jwalita tutup total guna proses penyelidikan. Namun, saat ini proses penyelidikan sudah selesai. Sedangkan kolam renang Tirta Jwalita juga masih dibiarkan nganggur.

Views: 45