Tiba di Trenggalek, Jenazah Korban Tawuran Pesilat di Taiwan DIsambut Ribuan Anggota PSHT

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv,id – Tiba dirumah duka, jenazah korban tawuran antar pesilat di Taiwan pada beberapa waktu lalu disambut ribuan peziaran. Para peziaran ini didominasi anggota perguruan pencak silat setia hati terate (PSHT). Ketua PSHT Trenggalek juga meminta agar anggotanya bisa menerima insiden ini sebagai musibah dan tidak terprovokasi.

Seperti inilah suasana duka saat jenazah Zaenal Fanani tiba dirumah duka yang ada di Desa Karanggandu,  Kecamatan Watulimo,  Trenggalek. Kedatangan jenazah disambut oleh keluarga serta ribuan anggota PSHT. Jenazah yang tiba di rumah duka,  kemudian langsung di sholati oleh keluarga serta ribuan anggota psht secara bergantian. Setelah itu,  jenazah Zaenal Fanani langsung diberangkatkan ke pemakaman yang tak jauh dari rumah duka.

Ketua Cabang PSHT Trenggalek,  Wijiono menyampaikan, pihaknya turut bela sungkawa dan duka mendalam atas meninggalnya zaenal fanani dalam insiden bentrok antar pesilat di taiwan. Pihaknya berharap,  agar anggota PSHT bisa menerima insiden ini sebagai musibah dan tidak terprovokasi yang menyebabkan gesekan antar kelompok di Trenggalek. Almarhum Zaenal fanani merupakan warga PSHT Trenggalek yang disahkan pada Tahun 2011 silam. Dimana dia telah mengabdikan dan mengembangkan organisasi PSHT hingga akhir hayatnya.

Sekedar diketahui bahwa, tawuran antar kelompok pesilat yang melibatkan PMI pada 2 september 2023 ini terjadi di luar stasiun kereta api Taiwan Barat, tepatnya di Kota Changhua. Dalam bentrokan kelompok pesilat PMI itu mengakibatkan satu kematian, dan satu orang cedera serius. Akibat kejadian ini Polisi Taiwan  mengamankan 29 orang. Selanjutnya, dari 29 orang tersebut 15 orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga menemukan adanya sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan untuk tawuran.

Views: 144