LPJ APBD Trenggalek Diwarnai SILPA Meroket, Fraksi Demokrat Sentil Buruknya Perencanaan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – LPJ APBD Trenggalek Tahun 2022 resmi diparipurnakan, Sisa lebih pembiayan (SILPA) masih menjadi catatan serius Fraksi Demokrat. Pasalnya, nominal SILPA hampir menyentuh angka 300 M. Sedangkan nominal APBD hanya sekitar 2 Triliun. Artinya masih banyak anggaran yang justru tidak bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat.

Sesuai pencermatan Fraski Partai Demokrat DPRD Trenggalek, Nominal SIlpa pada Tahun 2022 mencapai 284 Miliar rupiah. Jika melihat kondisi ini, Komisi 2 menilai nominal belanja langsung untuk masyarakat sangat kecil. Jumlahnya hanya sekitar 30% dari APBD. Sementara itu idealnya, belanja langsung sekitar 45%, dan belanja tidak langsung sebesar 55%. Belanja tidak langsung atau belanja pegawai itu meliputi gaji pegawai, perjalanan dinas, honor, rapat rapat, belanja rutin, dan lain sebagainya. Jika belanja lansgung ditingkatkan, maka bisa membangun infrastruktur, bantuan hibah, bansos, dan kegiatan lain yang menyentuh masyarakat dengan jumlah yang lebih besar

Ketua Frasksi Demokrat DPRD Trenggalek, Mugianto menyampaikan, Penyebab besarnya nominal SILPA pada Tahun 2022 adalah salah Dalam perencanan. Contohnya, anggaran gaji pegawai pada tahun 2022 justru menyumbang SILPA sekitar 80 Miliar Rupiah. Selain itu, dari anggaran hampir 300 Miliar yang ada di DInas PUPR juga sumbang SILPA sekitar 55 Miliar Rupiah.

Mugianto juga menambahkan, Jika melihat tema pembangunan dan visi misi Bupati Trenggalek yang menyebutkan APBD Pro rakyat, pihaknya menekankan agar belanja kangsung lebih ditingkatkan. Disisi lain, ia juga meminta agar tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) agar lebih mampu dalam memahami visi misi bupati. Sehingga kedepannya APBD bisa terserap dengan baik dan manfaatnya bisa lebih dirasakan masyarakat.

 

Views: 9