TRENGGALEK, bioztv.id – Mendekati perubahan APBD Tahun 2023, 57 Posisi jabatan eselon 2 dan 3 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur masih dibiarkan kosong. Banyaknya kekosongan jabatan ini dinilai wakil rakyat turut berdampak pada rendahnya serapan anggaran. Sehingga berpotensi pada peningkatan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA).
Sesuai hasil pembahasan laporan pertanggung jawaban APBD (LPJ) APBD 2022, yang dilakuka Komisi 1 dengan sejumlah OPD mitra, diketahui nominal SILPA pada tahun tersebut masih cukup tinggi. Salah satu penyebabnya diduga akibat masih banyaknya posisi jabatan kosong yang belum diisi dengan pejabat definitif. Sehingga anggaran yang dikucurkan tidak bisa terserap secara maksmal.
Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, Alwi Burhanudin menyampaikan, Hingga saat ini masih ada 57 posisi jabatan yang belum terisi pejabat definitif. Dari 57 jabatan tersebut, 2 dantaranya merupakan jabatan eselon 2. Sedangkan lainnya jabatan eselon 3. Mengingat sebentar lagi memasuki proses perubahan APBD 2023 atau PAK, Komisi 1 meminta agar keksosongan jabatan tersebut sudah terisi semua sebelum perubahan anggaran.
Alwi juga menambahkan, 2 posisi jabatan Eselon 2 itu yakni Kepala Dinas DUkcapi dan Kepala Satpol-PPK. Proses pengisian Kepala Dinas Dukcapil masih menunggu rekomendasi dari kementerian, sedangkan untuk proses pengisian kepala Satpol-PPK masih terkendala sertifikat penyidik pegawai egeri sipil (PPNS). Meski sejumlah posisi jabatan masih dibiarkan kosong, disisi lain Kesbangpol Trenggalek juga meminta tambahan jumlah SDM. Karena selama ini jumlah SDM Kesbangpol dinilai masih kekurangan.
Views: 45

















