Pemanfaatan Dana BLUD RSUD Trenggalek, Jika Tahun Ini Jadi Silpa Justru Bisa Buat Dongkrak APBD

oleh
oleh
Dana klaim anggaran penanganan Covid-19 RSUD Trenggalek sudah cair. Komisi 2 DPRD Trenggalek berharap bisa digunakan untuk pemenuhan anggaran alat kesehatan pada gedung baru. Jika tahun ini anggaran tersebut gagal terserap, maka pada tahun berikutnya bisa juga dimanfaatkan untuk membantu APBD.
Dana klaim anggaran penanganan Covid-19 RSUD Trenggalek sudah cair. Komisi 2 DPRD Trenggalek berharap bisa digunakan untuk pemenuhan anggaran alat kesehatan pada gedung baru. Jika tahun ini anggaran tersebut gagal terserap, maka pada tahun berikutnya bisa juga dimanfaatkan untuk membantu APBD.

TRENGGALEK, bioztv.id – Dana klaim anggaran penanganan Covid-19 RSUD Trenggalek sudah cair. Komisi 2 DPRD Trenggalek berharap bisa digunakan untuk pemenuhan anggaran alat kesehatan pada gedung baru. Jika tahun ini anggaran tersebut gagal terserap, maka pada tahun berikutnya bisa juga dimanfaatkan untuk membantu APBD.

Berdasarkan keterangan ketua komisi 2 DPRD Trenggalek, nominal dana klaim covid-19 yang sudah cair saat ini sekitar Rp 150 Miliar. Dana itu merupakan milik badan layanan umum daerah (BLUD) RSUD dr.Soedomo Trenggalek. Sehingga pemanfaatannya juga dikembalikan ke rumah sakit. Untuk pemanfatan, Komisi 2 menekankan agar sebagian bisa digunakan untuk anggaran pemenuhan alat kesehatan pada dua gedung baru. Jika anggaran tersebut tidak bisa diserap pada tahun ini, maka akan menajdi SILPA pada akhir Tahun 2022 mendatang. Jika menjadi SILPA, maka pemanfaatan anggaran tersebut tidak harus dikembalikan ke RSUD, tapi bisa digunakan untuk membantu APBD. Sehingga bisa digunakan untuk anggaran kegaiatan yang lain.

Lebih lanjut Ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, Mugianto menjelaskan, terkait rencana pemanfatan anggaran pihaknya mengacu pada kebutuhan RSUD saat ini.  Sehingga rencana kegiatan yang mampu dieksekusi tahun ini harus segera dieksekusi. Artinya, perencanaan yang tidak mampu dieksekusi tahun ini juga harus dihitung lebih cermat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Klam anggaran penanganan Covid-19 sudah cair, nominal pendapatan Kabupaten Trenggalek mendadak naik hingga rausan miliar rupiah. Jika sebelumnya ditargetkan sekitar Rp 248 Miliar, saat ini naik menjadi sekitar Rp 418 Miliar. Artinya, menjelang perubahan anggaran ini, pendapatan naik sekitar Rp 170 Miliar.

Views: 40