TRENGGALEK, bioztv.id – Kupas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Trennggalek Tahun 2021, Pansus 4 DPRD Trengalek menilai indikator capaian dinas pertanian dan pangan (DIspertapan) salah diagnosa. Sementara itu untuk capaian dinas perindustrian dan ketenagakerjaan (Perinaker) akan lebih berat untuk Tahun berikutnya.
Dari hasil pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2021, Pansus 4 DPRD Trenggalek kembali kritisi tidak tercapainya indikator capaian sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang hanya beralasan dampak pandemi Covid-19. Alasan tersebut beberapa ada yang sesuai, nmaun ada juga ebebrapa yang dinilai tidak sesuai. Salah satu contoh yang sesuai diantaranya target kunjungan pariwisata di Trenggalek pada Tahun 2021 sebesar 400 ribu, karena terdampak pembatasan akibat pandemi hanya bisa tercapai sekitar 146 ribu saja.
Lebih lanjut Ketua Pansus 4 DPRD Trenggalek, Sukarudin menjelaskan, untuk alasan yang tidak sesuai ia mencontohkan yang terjadi pada dinas pertanian dan pangan. yaitu terkait capaian tingkat konsumsi daging yang mengalami penurunan. Menurut Pansus 4, hal ini terjadi bukan hanya karena daya beli masyarakat yang menurun, namun juga akibat tidak adanya kegiatan hajatan selama masa pandemi tahun 2021 kemarin. Dalam hal ini pansus 4 menilai jika diagnosa dispertan keliru dan harus diperbaiki.
Suakrudin juga menambahkan, untuk capaian pada Dinas Perinaker pihaknya menilai cukup wajar. Namun untuk capaian pada tahun berikutnya dinilai cukup berat. Pasalnya, Bupati memiliki target untuk menumbuhkan 5.000 pengusaha perempuan. Artinya, jumlah pengusaha itu belum termasuk pengusha baru dari kalangan lainnya.
Views: 57
















