Kejar PTM 100%, Vaksinasi Anak, Lansia & Booster di Trenggalek Berjalan Beriringan

oleh
oleh
Kejar pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100%, vaksinasi anak, lansia, hingga Vaksinasi Booster di Kabupaten Trenggalek berjalan beriringan. Hingga saat ini Capaian vaksinasi anak sudah 18%, sedangkan lansia 39%. Untuk bisa melaksanakan PTM 100%, vaksinasi lansia minimal harus 50%.
Kejar pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100%, vaksinasi anak, lansia, hingga Vaksinasi Booster di Kabupaten Trenggalek berjalan beriringan. Hingga saat ini Capaian vaksinasi anak sudah 18%, sedangkan lansia 39%. Untuk bisa melaksanakan PTM 100%, vaksinasi lansia minimal harus 50%.

TRENGGALEK, bioztv.id – Kejar pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100%, vaksinasi anak, lansia, hingga Vaksinasi Booster di Kabupaten Trenggalek berjalan beriringan. Hingga saat ini Capaian vaksinasi anak sudah 18%, sedangkan lansia 39%. Untuk bisa melaksanakan PTM 100%, vaksinasi lansia minimal harus 50%.

Mengacu keterangan Bupati Trenggalek, pada tahap awal vaksinasi booster mulai menyasar tenaga pendidikan dan aparatur sipil negara. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung kegiatan PTM 100% dan meminimalisir penularan Covid-19. Selain anak anak yang harus tervaksin, tenaga pendidiknya juga diberikan booster. Vaksinasi booster dan vaksinasi anak ini dilakuaknsecara beriringan dimasing masing sekolah.

Sementara itu kkepala dinas pendidikan, pemuda dan olahraga (Dindikpora) Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto menyampaikan, saat ini vaksinasi anak sudah mencapai 18%. Motivasi dan partisipasi vaksinasi anak ini juga dinilai jauh lebih baik. Karena anak anak bisa menurut kepada gurunya. Untuk bisa melakukan PTM 100%, capaian vaksinasi lansia minimal harus 50%, sedangkan saat ini baru mencapai 39%. Sedangkan untuk vaksinasi tenaga pendidik sudah melebihi target yang ditentukan, yaitu sudah mencapai 97%.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penyuntikan vaksinasi booster di kabupaten Trenggalek ini mulai dilakukan pada 13 Januari 2022. Tahap awal vaksinasi ini menyasar 6.000 guru jenjang SD dan SMP. Selain itu ribuan aparatur pemerintah juga ikut mendapatkan vaksinasi booster. Pemerintah daerah sengaja menyasar para guru,  karena untuk menyambut pembelajaran tatap muka 100 persen. Booster vaksinasi terhadap para guru dan tenaga Pendidikan ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko penularan corona di lingkungan sekolah

Views: 0