Prosesi Wisuda Ke-40 Sarjana Strata-1 STKIP PGRI Trenggalek Tahun 2021

oleh
oleh
Pada Tahun 2021 ini untuk yang ke- 40 kalinya STKIP PGRI Trenggalek menyelenggarakan wisuda sarjana strata satu (S1) sebagai salah satu bentuk akuntabilitas kepada masyarakat luas. Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang TERAKREDITASI, pada acara wisuda kali ini, STKIP PGRI Trenggalek mewisuda 115 wisudawan, yang terdiri atas lima program studi
Pada Tahun 2021 ini untuk yang ke- 40 kalinya STKIP PGRI Trenggalek menyelenggarakan wisuda sarjana strata satu (S1) sebagai salah satu bentuk akuntabilitas kepada masyarakat luas. Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang TERAKREDITASI, pada acara wisuda kali ini, STKIP PGRI Trenggalek mewisuda 115 wisudawan, yang terdiri atas lima program studi

PIDATO KETUA

DALAM RANGKA Wisuda Ke – 40 Sarjana Strata – 1 STKIP PGRI Trenggalek

SABTU, 23 OKTOBER 2021

Assalamualaikum warohmatulahi wabarokhatuh,

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua,Rasanya tiada ungkapan yang paling indah selain ungkapan syukur Alhamdulillah karena hanya atas rahmat dan ridho- Nya pada pagi ini – di tengah keterbatasan karena COVID-19, kita masih diberi kesempatan untuk bertemu secara daring dalam rangka melaksanakan dan menghadiri  kegiatan yang sangat penting bagi keluarga besar STKIP PGRI Trenggalek, yakni Wisuda Sarjana Tahun Akademik 2020/2021. Di samping itu, saat ini kita masih diberi kesehatan, kebahagiaan, dan semangat optimisme menyambut masa depan yang gemilang.

Sholawat dan salam senantiasa kita sanjungkan kepada Nabi Agung Muhammad Shollallaahu Alaihi Wasallam yang telah membimbing kita menuju kehidupan sejahtera di dunia dan di akhirat.

Yang terhormat,

Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Bapak Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA

Yang kami hormati,

  1. Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Bapak Drs. Teguh Sumarno, M.M.
  2. Bupati Trenggalek, Bapak Nur Arifin
  3. Ketua PGRI Kabupaten Trenggalek
  4. Ketua Pembina YPLP PT PGRI Trenggalek
  5. Ketua Pengurus YPLP PT PGRI Trenggalek
  6. Ketua Pengawas YPLP PT PGRI Trenggalek
  7. Ketua Senat STKIP PGRI Trenggalek
  8. Wakil Ketua I, II, dan III
  9.  Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta dosen
  10. Kepala Lembaga, Kepala Bagian, dan Kepala Unit
  11. Ketua PGRI Cabang Khusus STKIP PGRI Trenggalek
  12. Tenaga Kependidikan STKIP PGRI Trenggalek

Yang kami banggakan,

Wisudawan beserta Bapak dan Ibu Orang Tua atau Wali Wisudawan

Suatu kehormatan bagi saya dapat memberikan sambutan hangat kepada Bapak/Ibu, khususnya kepada orang tua atau wali wisudawan yang akan turut menyaksikan prosesi wisuda anandha tercinta.

Wisudawan yang berbahagia,

Seperti halnya prosesi Wisuda Tahun Akademik 2019/2020, prosesi Wisuda Tahun Akademik 2020/2021 pada hari ini Sabtu, 23 Oktober 2021 kita laksanakan di tengah keprihatinan dan ketidakpastian berakhirnya Pandemi Covid -19 yang melanda dunia  tak terkecuai Indonesia. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan semangat kita untuk tetap memberikan layanan terbaik bagi sivitas akademika STKIP PGRI Trenggalek.

Meskipun pada prosesi wisuda hari ini kita tidak bertatap muka langsung, semoga tidak mengurangi niat tulus kami  untuk memberikan penghargaan dan ungkapan kegembiraan atas keberhasilan Saudara melalui tahapan pendidikan dan telah siap menyandang gelar sarjana sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.  Semoga pula tidak mengurangi makna dan kekhidmatan wisuda.

Hadirin yang kami muliakan dan  Wisudawan yang berbahagia,

Dengan penuh rasa syukur sekaligus bangga, pada hari ini untuk yang  ke- 40 kalinya kami menyelenggarakan wisuda sarjana strata satu (S1) sebagai  salah satu bentuk akuntabilitas STKIP PGRI Trenggalek kepada masyarakat luas. Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang TERAKREDITASI, pada acara wisuda kali ini, kami akan mewisuda 115 wisudawan, yang terdiri atas  lima program studi, yakni :

–  14 wisudawan dari Program Studi Pend. Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn),

– 29 wisudawan dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia (PBSI), 

– 14 wisudawan dari Program Studi Pendidikan Jamani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek),

– 10 wisudawan dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI),  dan

–  48 wisudawan dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

Sampai dengan wisuda hari ini, STKIP PGRI Trenggalek telah berhasil meluluskan 7.433 orang yang berarti telah memiliki  7.433 alumni. Hal ini merupakan bukti bahwa STKIP PGRI Trenggalek dari waktu ke waktu senantiasa tetap eksis, konsisten dan selalu berperan aktif dalam rangka mencetak pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas, berkompeten dan professional.

Hadirin yang berbahagia,

Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi wisudawan dan keluarga wisudawan, karena dapat mengikuti prosesi penting dari pencapaian suatu jenjang akademik di Perguruan Tinggi. Untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama pimpinan dan keluarga besar STKIP PGRI Trenggalek mengucapkan selamat kepada wisudawan  atas keberhasilan Saudara menyelesaikan studi di kampus tercinta ini.

Pencapaian Saudara pada tahap ini  adalah bukti kerja keras, dedikasi Saudara yang tentu saja tidak lepas dari motivasi, doa, dan dukungan dari banyak pihak, terutama orang tua atu keluarga dan orang-orang tercinta. Di samping itu, saya turut bersyukur, berbahagia, dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu orang tua atau wali wisudawan  atas dukungan Bapak dan Ibu sehingga  pada pagi yang cerah ini mereka dapat diwisuda dan siap melanjutkan petualangan kehidupan untuk menggapai asa yang diharapkan.

Tak lupa, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan STKIP PGRI Trenggalek sebagai ujung tombak pendidikan dan pengajaran, yang telah mencurahkan tenaga , daya, dan upaya dalam melaksanakan tugas yang mulia secara professional sehingga menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas.

Ucapan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA –  Kepala LLDIKTI Wilayah VII atas motivasi dan bimbingannya sehingga STKIP PGRI Trenggalek memiliki kepercayaan diri  mewujudkan visi dan misinya. Satu peristiwa yang tidak bisa kami lupakan yakni pada saat Bapak melakukan pembinaan di kampus kami,  Bapak menyampaikan bahwa tidak akan ke kampus kami jika institusi kami belum terakreditasi.

Saat itu kami seperti dicambuk  untuk segera merapatkan barisan agar dapat mengajukan permohonan akreditasi institusi. Alhamdulillah, mulai tanggal 28 Desember  2018 STKIP PGRI Trenggalek terakreditasi B. Terima kasih pula Bapak telah mengabulkan permohonan kami untuk hadir dan memberikan sambutan pada acara wisuda  ini.

Ucapan terima kasih kepada Bapak Drs. Teguh Sumarno, M.M. – Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, yang telah berkenan hadir memberikan sambutan pada acara wisuda di Kampus Pudaya ini.

Ucapan terima kasih kepada Bapak Mochamad Nur Arifin – Bupati Trenggalek atas dukungannya dan kesediaan  Bapak memberikan sambutan pada acara wisuda ini.

Wisudawan yang berbahagia,

Wisuda bukanlah batas akhir berhenti belajar, namun sebaliknya ilmu yang sudah Saudara dapatkan di kampus ini akan Saudara gunakan untuk berkegiatan praktis di kehidupan nyata.

Kehidupan  yang menuntut Saudara untuk melengkapi ilmu dan kemampuan Saudara sampai akhir hayat.  Di samping itu, Saudara juga akan berkompetisi dengan sarjana dari berbagai perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk itu, sebagai generasi milenial yang berkarakter diharapkan Saudara mampu memanfaatkan peluang dan akses pekerjaan yang ada.

Teruslah berkarya, bermanfaat, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Negara. Kami ingatkan kunci keberhasilan Saudara bukan IPK yang tinggi , tetapi life skil, kejujuran, kepercayaan, dan karakter yang kuat yang Saudara miliki, serta doa dan restu dari orang tua Saudara.

Setelah diwisuda hari ini tentu Saudara akan meninggalkan kampus yang penuh kenangan ini. Kami berharap di manapun nanti Saudara berada hendaknya senantiasa menjunjung tinggi nama baik almamater ini dengan bekerja dan berkarya sepenuh hati. Keberhasilan  Saudara adalah keberhasilan almamater kita bersama.  

 Walau nanti kita jauh di mata tetapi kita tetap dekat di doa.  Agar ikatan cinta ini tetap terjalin kami mengimbau, segeralah bergabung dengan keluarga besar Ikatan Alumni STKIP PGRI Trenggalek. Harapan kami  agar Saudara dapat memberikankan peran dan kontribusi yang lebih aktif demi kemajuan almamater tercinta kita.

Jangan lupa mengungkapkan rasa syukur  kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan rahmat, bimbingan dan ridho kepada Saudara, sehingga Saudara berhasil sukses dan diwisuda pada hari ini. Selanjutnya setelah acara wisuda ini selesai, segeralah Saudara menghampiri orang tua, wali, isteri atau suami Saudara dan keluarga atau siapapun, yang selama ini telah memberikan dukungan penuh serta pengorbanan kepada Saudara, untuk berterima kasih dan mempersembahkan keberhasilan Saudara.

Hadirin yang kami hormati dan  Wisudawan yang berbahagia,

Pada wisuda ke-40 kali ini, kami mengangkat tema : ”Menjadi insan yang profesional, unggul, dan berbudaya  di tengah Pandemi Covid – 19 serta mampu berkompetisi di era revolusi industri 4.0” Tema ini sejalan dengan visi STKIP PGRI Trenggalek yakni “Menjadi Perguruan Tinggi   yang Profesional, Unggul, dan Berbudaya (PUDAYA) serta Mampu Bersaing di Tingkat Nasional pada Tahun 2024.”

Tidak dapat dipungkuri bahwa persaingan pada era revolusi indusri 4.0 dalam kancah internasional, nasional, bahkan lokal, semakin ketat dan tak dapat dielakkan lagi. Untuk menghadapi persaingan tersebut diperlukan insan yang profesional, unggul dan berbudaya.

Insan profesional adalah insan yang memiliki rasa tanggung jawab dalam melaksanakan segala hal dalam perjalanan karier dan pekerjaannya. Di samping itu insan profesional juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa orang-orang yang dilayaninya dan profesinya tidak dirugikan atas sikap dan perbuatannya.

Professional sejati akan senantiasa meningkatkan kompetensi yang mendukung profesinya, bekerja keras, dan tekun berusaha. Rasa tanggung jawab itu akan membuat seorang profesional berani mengambil inisiatif untuk melakukan apa saja  yang diperlukan dalam mencapai stantar kualitas kerja yang tinggi. Namun perlu diingat inisiatif itu hendaknya tidak berakibat pencemaran nama baiknya, nama baik profesinya, dan tidak merugikan kepentingan masyarakat. Seorang profesional juga memiliki passion pada pekerjaannya. Uang atau penghasilan bukanlah tujuan utama.

Seorang yang mengawali kariernya hanya demi mengejar keuntungan saja, maka ia tidak akan pernah maju dan tidak akan pernah merasa bahagia dalam pekerjaannya. Kerja akan terasa sebagai kewajiban yang membosankan, meresahkan, dan menyiksa.

Profesional sejati menunjukkan kesetiaan pada profesi yang dipilihnya. Profesional sejati akan memperjuangkan nama baik profesinya agar tidak tercemar oleh kata, sikap, dan tindakannya. Di samping itu profesional sejati memiliki integritas yang kuat, mau belajar dari kesalahan, jujur dan dapat dipercaya.

Insan  unggul adalah insan yang mampu mencurahkan setiap waktunya untuk berbagai aktivitas/ kegiatan yang memberikan manfaat baik bagi diri maupun lingkungannya. Insan yang lebih baik dan berusaha keras untuk meraih prestasi. insan yang memiliki kecerdasan dan karakter yang mantap di dalam dirinya, selalu berdampak positif bagi diri, sesama, dan lingkungannya. Insan  yang telah mengalami pembentukan rasio secara matang di dalam dirinya sehingga mampu menghindari setiap peri laku tak bermoral dan kontra-produktif lainnya. Menciptakan insan unggul memang sulit dan butuh perjuangan. Menjadi insan unggul tentunya bukan sebuah kebetulan ataupun hal yang mudah melainkan memalui proses yang diciptakan dan harus dimulai sejak dini. Pendidikan yang sanggup melahirkan insan unggul adalah pendidikan yang juga sanggup memperkuat kehendak supaya setiap orang yang tahu kebaikan moral benar-benar mampu hidup sesuai pengetahuan yang dimiliki. Membangun pendidikan unggul melalui pendidikan tokoh yang patut untuk dicontoh, seperti halnya di sekolah, guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan merupakan komunitas yang secara tidak langsung akan menjadi teladan bagi peserta didik. Untuk itu, guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan haruslah mencerminkan indikator-indikator unggul. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mampu menghasilkan generasi unggul. Menurut Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam program MBKM menyiapkan bibit unggul generasi bangsa di tengah tantangan revolusi industri 4.0. Melalui  MBKM fungsi tri dharma  perguruan tinggi akan dapat menjawab tantangan global. Di antaranya di bidang pendidikan untuk pencapaian leaders, human capital dan entrepreneur, penelitian mengarah pada inovasi- inovasi sci-teck dan seni budaya, dan dalam bidang pengabdian masyarakat mengarahkan pada reka cipta dan seni budaya (dalam lokakarya yang diselenggarakan UMY, dikutip republika.co.id, jaringan Ayosemarang.com, Sabtu 3/4).

Insan yang berbudaya adalah insan yang memiliki kapabilitas tinggi dalam interaksi dan adaptasi sosial, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur hasil olah hati, olah pikir, olah rasa, olah batin, dan olah rohani yang terkandung dalam budaya bangsa. Insan berbudaya akan menggunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagian baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya. Di samping itu, insan berbudaya juga akan menggunakan akal untuk menghasilkan ide dan gagasan yang selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Manusia  akan dapat menjadi berbudaya melalui proses pendidikan yang berbudaya. Makna pendidikan yang berbudaya adalah proses belajar mengajar yang disertai nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai nasioalisme, nilai-nilai kesopanan, nilai-nilai moral, dan nilai-nilai keagamaan.

Hadirin yang berbahagia,

Seperti kita ketahui bahwa saat ini kita belum berada pada situasi normal itu artinya kita masih harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah meskipun tren covid -19 sudah melandai.

Sebagai insan akademik tentu kita harus bijak bersikap dalam menghadapi kondisi seperti ini. Kondisi ini tidak menyurutkan tekat kita untuk mewujudkan  visi  perguruan tinggi ini. Walau komunikasi tatap muka dibatasi, kita masih bisa berkomunikasi dengan media teknologi informasi. Proses perkuliahan yang sebelumnya dilakukan di ruang-ruang kuliah saat ini dapat dilakukan melalui ruang-ruang virtual.

Wisuda  hari ini dapat diselenggarakan dengan daring.  Demikian juga kegiatan ilmiah seperti penelitian, seminar, pelatihan,  work shop dan kegiatan kemahasiswaan seperti lomba-lomba, bedah buku  pun masih dapat dilakukan. Bahkan untuk meraih prestasi baik yang bersifat regional, nasional, sampai internasional sangat terbuka mengingat lomba-lomba diselenggarakan secara virtual dengan biaya yang masih mampu dipenuhi.

Dengan optimis  sivitas akademika STKIP PGRI Trenggalek memanfaatkan peluang ini untuk berkinerja, berkarya, dan berprestasi. Beberapa kinerja, karya , dan prestasi  di tengah pandemi ini  (tahun 2020-2021)  kami sampaikan sebagai wujud akuntabilitas kampus kepada stakeholder dan orang tua mahasiswa.

  1. Lulusan

Lulusan tahun akademik 2020/2021 ini tidak ada satu pun yang lulus tanpa predikat. Indek Prestasi Komulatif tertinggi mencapai 3,94 – hampir sempurna (4.00), Indek Prestasi Komulatif terendah mencapai 3,15 – itupun hanya satu orang. Rata-rata Indek Prestasi Komulatif lulusan semester ganjil tahun akademik 2020/2021 menunjukkan angka 3,32. Itu artinya rata-rata lulusan semester ganjil tahun akademik 2020/2021   rata-rata berpredikat Sangat Memuaskan. Adapun rata-rata Indek Prestasi Komulatif lulusan semester genap tahun akademik 2020/2021 menunjukkan angka yang sangat menggembirakan yakni 3,61. Itu artinya rata-rata lulusan semester genap tahun akademik 2020/2021 ini  rata-rata berpredikat Dengan Pujian.

Berdasarkan hasil traser study 2021 masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan rata-rata tujuh bulan. Bidang pekerjaan yang ditempati (1) Guru sebanyak 46%, (2) BANK  sebanyak 5%, (3) Swasta sebanyak 34%, dan (4) Lain-lain 15%. Sebaran alumni berdasarkan tempat kerja (1) sebanyak 73% bekerja di Trenggalek, (2) sebanyak 27 % bekerja di luar Trenggalek/ menyebar di berbagai kota di Indonesia.

  • Penguatan Kelembagaan

Lima Program Studi yakni Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Institusi telah terakreditasi .

Berdasarkan Penilaian Cluster Perguruan Tinggi se- Indonesia tahun 2020, saat ini STKIP PGRI Trenggalek masuk Cluster 4, peringkat 186 dari 400 Perguruan Tinggi di Indonesia dalam cluster tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa STKIP PGRI Trenggalek merupakan Perguruan Tinggi yang memiliki daya saing nasional.

Di damping itu,  Pada tahun 2020 STKIP PGRI Trenggalek  termasuk salah satu Perguruan Tinggi yang terlibat dalam Program MOOC ( Massive Open Course   ) Perguruan Tinggi PGRI yang diinisiasi oleh Pengurus Besar (PB) PGRI.

Sebagai Kampus Pudaya STKIP PGRI Trenggalek  telah mengimplementasikan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

  • Penelitian/ Publikasi

Pada tahun 2020 STKIP PGRI Trenggalek telah memiliki lima E- Jurnal.  Pada Tahun 2020  publikasi ilmiah dosen tetap menunjukkan  13 dosen tetap  memiliki publikasi ilmiah  pada jurnal terakreditasi, 17 dosen tetap memiliki publikasi ilmiah  pada jurnal tidak terakreditasi,  satu dosen yang publikasi ilmiahnya masuk publikasi internasioanal terindek. Satu buku ajar  ber-ISBN, empat karya telah memiliki Hak Cipta. Dosen tetap yang melaksanakan pengabdian. Di bidang Pengabdian Masyarakat ada 10 dosen tetap yang melaksanakan.

  • Hibah Penelitian

Pada tahun 2020  STKIP PGRI Trenggalek 2 dosen tetap mendapat  hibah penelitian dari Kemenristek/ BRIN .

  • Kerja Sama

Pada tahun 2020 STKIP PGRI Trenggalek dapat melakukan kerja sama dengan PPPPTK PKn. dan IPS Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan dalam  yang berimplementasi STKIP PGRI Trenggalek  diberi kepercayaan sebagai Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Penguatan Kepala Sekolah DAN   diberi quota dan tugas untuk menyelenggarakan Diklat Penguatan Kepala Sekolah dengan peserta kepala sekolah  Kabupaten Tuban. Sebagai Lembaga Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah, STKIP PGRI Trenggalek telah ikut serta membantu pemerintah dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan perolehan sertifikat penguatan kepala sekolah khususnya di kabupaten tersebut.  Sampai saat ini, pada kegiatan DIKLAT Calon Kepala Sekolah di beberapa kabupaten,  satu dosen STKIP PGRI Trenggalek juga dipercaya sebagai Supervisor.

Tahun 2020 STKIP PGRI Trenggalek melakukan kerja sama dengan Polres Trenggalek dalam Survei Pelayanan Polres Trenggalek kepada Masyarakat Trenggalek. Tahun 2021 juga melakukan kerja sama dengan Polres Trenggalek dalam Pengukuran Indeks Tata Kelola online  Polres Trenggalek. Lebih dari sepuluh lembaga sekolah di Trenggalek pada tahun ini bekerja sama dengan STKIP PGRI Trenggalek dalam kegiatan Work Shop Pembelajaran Daring. Dalam kegiatan webinar nasional dan regional STKIP PGRI Trenggalek bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta, lembaga hukum, dan penerbit. Bahkan pada tahun ini satu dosen kita menjadi salah satu narasumber pada Webinar Internasional yang diselenggarakan Program Studi PBSI Universitas Flores atas nama Irma Arifah, M.Pd. Kerja sama yang telah terjalin sebelumnya masih tetap kita laksanakan, baik kerja sama antar perguruan tinggi , instansi pemerintah maupun swasta.

  • Beasiswa/ KIP Kuliah

STKIP PGRI Trenggalek dipercaya untuk menyalurkan beasiswa/ KIP-Kuliah serta bantuan UKT/ SPP dari Pemerintah, BUMN, dan Yayasan. Jumlah mahasiswa yang sampai saat ini masih menerima penyaluran BIDIKMISI  62 orang, jumlah penerima KIP-Kuliah pada tahun 2021  berjumlah 108 orang, tahun 2020 berjumlah  74 orang .   Total penerima BIDIKMISI dan KIP Kuliah  saat ini 244 orang. Penerima bantuan UKT/ SPP  saat ini berjumlah  67 orang. Penerima beasiswa dari Bank BNI  berjumlah 50 orang. Sedangkan beasiswa dari YPLP PT PGRI Trenggalek berjumlah lima mahasiswa. Praktis pada tahun  2021 ini  356 mahasiswa atau kurang lebih  54%  jumlah mahasiswa kampus ini mendapat bantuan dari pemerintah, BUMN, dan Yayasan.

  • Prestasi Dosen dan Mahasiswa dalam Lomba

Tiga orang dosen mendapatkan penghargaan dalam lomba Internasional Nusantara Poetry Vidio Competition 2020 yang diselenggarakan NUSA In Collaboration with USM Malaysia, sebagai juara I dan 2. Dalam lomba yang sama tiga mahasiswa dinyatakan sebagai The Best Poem Writer. Satu orang mendapatkan juara 3 pada Lomba Puisi Tingkat Nasional yang diselenggarakan Penerbit Ruang Pustaka Jakarta. Tiga orang mendapatkan kejuaraan pada Lomba Simulasi Mengajar Tingkat Nasional Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),yakni satu mahasiswa mendapatkan juara 3, dan dan dua orang masuk lima besar dengan urutan 4 dan 5. Pengalaman mengikuti Lomba Simulasi Mengajar di Universitas Pendidikan Indonesia ini memotivasi dan mengantarkan empat mahasiswa mencapai prestasi yang membanggakan yakni  pada tanggal 18 Oktober 2021, satu mahasiswa  dinyatakan sebagai juara I Kategori Guru Kelas atas nama Laily Novitasari (PGSD), satu mahasiswa mendapatkan juara harapan 1 atas nama Mahfu Dhatun Nadiroh (PGSD), satu mahasiswa dinyatakan sebagai juara 2 Kategori Guru Mata Pelajaran atas nama Muhammad Ulil A (PBSI), satu mahasiswa mendapatkan juara harapan 1 atas nama Dyvia Mahargi Ayu (PBSI). Satu mahasiswa mendapatkan juara harapan 1 pada lomba Teacher Idel Nasional Competition 2020 yang diselenggarakan oleh STKIP Al- Hikmah Surabaya. Tiga mahasiswa mendapatkan juara 2 pada Lomba Musikalisasi Puisi dalam tajuk Perlombaan Nasional Kreasi  dalam Harmoni 2020 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Medan. Tiga mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris mendapatkan juara 1 lomba Karya Tulis Ilmiah di POLTEKES MAKASAR tahun 2021 atas nama Wahyu Ernawan, Silvia Andani, dan Puput Wijayanti. Satu mahasiswa Prodi Penjaskesrek atas nama Hafidzati Aryani mendapatkan juara 3 pada Internasioanal Championship Virtual Kata dan Kumite di UNJ tahun 2021 dan satu mahasiswa atas nama Adinda Aprilian Dwindana mendapatkan juara I ASURA Handball Championship 2021 yang diselenggarakan ASURA Surabaya dan UKM Bola Tngan UNESA. Banyak juga mahasiswa dari berbagai prodi berhasil menjadi finalis dalam berbagai jenis lomba. Di samping kejuaraan tersebut pada tahun 2021 ini HMP PGSD atas nama Herlina Puji Utami dkk mendapatkan HIBAH PHP2D sebesar Rp 35.000.000,00 dari Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek.

Pada tahun 2021 ini 22 mahasiswa dan 7 dosen dipercaya Kemendikbudristek dalam  Program Kampus Mengajar tahap pertama dan tahap kedua. Satu dosen dipercaya Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai Pelatih Ahli dalam Program Sekolah Penggerak atas nama Ari Metalin Ika Puspita. Berdasarkan prestasi tersebut dapatlah dikatakan bahwa mahasiswa dan dosen STKIP PGRI Trenggalek mampu berkompetisi dan berprestasi sampai tingkat nasional.

Hadirin yang berbahagia,

Sebagai akhir sambutan saya, marilah kita  berdoa, semoga Allah SWT melimpahkan kepada kita semua kesehatan, hikmah dan kebijaksanaan, serta kekuatan dan kesabaran, dalam upaya menjaga diri dari pandemi Corona-19 dan untuk mengapai apa yang telah kita cita-citakan. Aamiin

Sebelum saya mengakhiri sambutan ini izinkan saya membacakan pantun sebagai tanda  perpisahan dengan wisudawan

Jas almamater berwarna biru

Dipakai dosen dan mahasiswa

Kampus Pudaya tempat berguru

           Dosen berjava siap sedia

Kampus pudaya tempat berguru

Berbagai jurusan ada di sana

Menimba ilmu tanpa ragu

Terbuka  jalan menggapai asa 

Ke  kampus menuntut ilmu

Dibina para pujangga taruna

Ke manapun arah pintu

Suatu saat kita berjumpa

Mohon maaf jika ada kekurangan, terima kasih atas perhatian dan ketekunan Saudara mengikuti atau menyaksikan acara wisuda ini.

Wabillahi taufik walhidayah,

Wassalamualaikum warohmatulahi wabarohkatuh

Dr. DWI KUNCOROWATI, M.Pd.

Ketua STKIP PGRI Trenggalek

Views: 23