TRENGGALEK, bioztv.id – Tolak tambang emas di Kabupaten Trenggalek, gabungan ormas dan aktivis lakukan aksi long march menuju salah satu hotel yang diduga akan menjadi lokasi kegiatan PT.SMN bersama Dinas Kehutanan. Dalam aksinya, para aktivis juga menyebut jika selama ini PT.SMN slintutan dan tingkah lakunya seperti maling.
Aksi demo tolak tambang oleh gabungan organisasai kemasyarakatan (Ormas) dan Aktivis ini dilakukan pada 25 Oktober Pukul 10.00 WIB. Aksi ini dilakukan sebagai upaya penolakan terhadap kegiatan penambangan emas yang akan dilakukan oleh PT,Sumber Mineral Nusantara (SMN). Pasanya, para aktivis mendapat informasi jika PT.SMN akan melakukan kegiatan bersama dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur selama 3 hari di Hotel Hayam Wuruk, terkait fasilitasi hak pinjam pakai kawasan hutan. Kegiatan itu dimulai sejak 25 Oktober Hingga 27 Oktober. Semetara itu saat dilakukan pengecekan ke lokasi, ternyata kegiatan itu tidak ada.
Salah satu Aktivis, Trigus Dodik Susilo menyampaikan, Berdasarkan informasi yang ia terima, rencana kegiatan PT.SMN di Hotel hayam Wuruk ini cukup jelas, ada agenda dan surat resminya, serta bisa dipertangguang jawabkan. Jika ternyata kegiatan itu tidak ada, hal ini mengindikasikan jika legitimasi dari PT.SMN bener bener kacau, tidak transparan, dan tidak berani menerima masyarakat. Bahkan, hal ini menunjukkan jika PT SMN slintutan dan tingkah lakunya seperti maling.
Sekedar diketahui bahwa, aksi long march demo penolakan tambang ini dilakukan puluhan aktivis dan perwakilan ormas dengan berjalan kaki dari taman Agro Park menuju Hotel Hayam Wuruk. Sepanjang perjalanan hingga di lokasi, massa tak henti hentinya menyuarakan aksi penolakan tambang emas yang dinilai merugikan masyarakat. Mereka juga meminta kepada pengurus tambang untuk menemui dan mendengar aspirasi rakyat. Pasalnya, sejauh ini mereka belum pernah bertemu dengan perwakilan dari pihak penambang.
Views: 0
















