TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana pembelajaran tatap muka tingkat sma, smk sederajat, organisasi siswa intra sekolah (OSIS) direncanakan masuk menjadi tim satgas covid-19 di sekolah. Pasalnya, untuk bisa menyelenggarakan pendidikan tatap muka, pihak sekolah harus memiliki tim satgas sendiri, sedangkan anggotanya, bisa melibatkan OSIS.
Mengacu keterangan wilayah , proses belajar tatap muka ditengah pandemi Covid-19 ini, rencananya akan mulai dilakukan bulan juli Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Tulungagung-Trenggalek Tahun 2021, yaitu sejak dimulainya tahun ajaran baru. Selama pemberlakukan pembelajaran tatap muka ini, pihak sekolah juga diwajibkan bisa memastikan terpenuhinya protokol kesehatan.
Waktu pembelajaran tatap muka nanti juga akan lebih singkat. Masing-masing jam pelajaran dibatasi hanya 30 menit, sehingga, jika siswa masuknya jam 07.00 wib, maka pulangnya harus jam 11.15 wib. Selisih waktu 15 menit untuk istirahat dalam kelas, dan siswa tidak boleh keluar.
Lebih lanjut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek Solikin menjelaskan, sekolah setingkat sma di Kabupaten Trenggalek berjumlah 60-an lembaga. Rencananya, proses pembelajaran tatap muka itingkat sma ni akan dilakukan secara serentak.
Meski demikian, pola dan mekanisme pembelajaran tatap muka akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah masing-masing, dan bergantung pada kondisi risiko penularan Covid-19. Sebagai contoh, persentase siswa yang akan masuk kelas bakal disesuaikan. Kondisi itu dapat dipengaruhi oleh zona risiko penularan virus corona. Semakin baik kondisi zonanya, maka persentasenya juga semakin besar.
Solikin juga menambahkan, hingga saat ini pengecekan kesiapan protokol kesehatan di tiap sekolah juga terus dijalankan. Visitasi dilakukan oleh satgas covid-19 kabupaten dan pengawas dari dinas pendidikan provinsi cabang setempat.
Salah satu penekanan dalam visitasi itu, adalah pembentukan sagtas khusus di tingkat sekolah. Anggota satgas ini bisa dari siswa OSIS jadi apabila ada temannya yang tidak memakai masker atau berkerumun saat di sekolah, mereka yang akan mengigatkan.
Views: 0
















