Beranda NEWS KRIMINAL Pengakuan Pelaku Perusakan Lingkungan Dengan Modus Budidaya Udang di Cengkrong Trenggalek

Pengakuan Pelaku Perusakan Lingkungan Dengan Modus Budidaya Udang di Cengkrong Trenggalek

2619

TRENGGALEK, bioztv.id – Diringkus polisi pasca terbukti sebabkan kerusakan lingkungan akibat serobot kawasan hutan untuk lokasi tambak udang, Warga asal Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo, beberkan aksinya. Karena lokasi tersebut bukan milik perseorangan, tersangka beranggapan jika lokasi itu hanyalah kawasan pesisir saja.

Menurut pengakuan tersangka GYN, Warga Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo, aksi pembuatan tambak di kawasan hutan tersebut berawal dari idenya yang ingin memanfaatkan lahan tersebut untuk usaha budidaya udang vannamei. Seiring berjalannya waktu, ia kegiabisan modal, kemudian ia mengajak SKR yang sama sama warga Tasikmadu untuk bergabung dan menambah modal usaha. Ia juga mengaku pernah mengajukan ijin terkait pembuatan tambak di kawasan hutan ini, namun ia tidak bisa mendapatkan ijin dan justru memilih melanjutkan usaha tambak udangnya ini.

Lebih lanjut tersangka GYN juga menjelaskan,  ia menganggap jika lahan yang ia kelola itu sebagai lahan kawasan pesisir saja, sehingga ia tetap nekat memanfaatkan lahan perhutani itu untuk membuka usaha budidaya udang vannamei.

Sebelumnya diketahui bahwa, Serobot & rusak kawasan hutan untuk bisnis budidaya tambak udang vannamei, dua warga Desa Tasikmadu , Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur harus berurusan dengan hukum. Akibat perbuatannya ini kedua tersangka terancam hukuman 10 tahun penjara dan denda hingga sepuluh miliar rupiah.