Beranda NEWS MOMENT Polemik Pengaspalan Di Munjungan, Bupati & Komisi 3 Pertimbangkan Dampak Jika Putus...

Polemik Pengaspalan Di Munjungan, Bupati & Komisi 3 Pertimbangkan Dampak Jika Putus Kontak

425

TRENGGALEK, bioztv.id – Bupati dan Komisi 3 DPRD Trenggalek tanggapi polemik pengaspalan jalan raya Munjungan-Panggul yang tidak bisa selesai sesuai jadwal yang ditentukan. Salah satu yang menjadi pertimbangan Bupati maupun Komisi 3 adalah dampak buruk terhadap Pemda ataupun rekanan, jika harus dilakukan putus kontrak

Menurut keterangan ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, Sukarudin menyampaikan, hingga batas akhir pelaksanaan pada 25 Nopember ini, perkembangan pengaspalan jalan raya Munjungan-Panggul hanya bertambah sekitar 1 KM, atau masih dikerjakan sekitar 30%. Pihaknya juga masih menunggu hasil evaluasi dari dinas PUPR, apakah layak diberi perpanjangan waktu atu tidak.

Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, jika rekanan yang mengerjakan masih sanggup menyelesaikan dengan ketentuan sanggup membayar denda dan tidak mengurangi kualitas bangunan, pihaknya masih akan memberikan kesempatan perpanjangan waktu.

Bupati juga menambahkan, mengingat sumber pendanaan pembangunan tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), pihanya berharap agar pengaspalan jalan di Munjungan ini tidak sampai terjadi putus kontrak, jika sampai terjadi putus kontrak maka anggaran akan kembali ke pusat, sehingga pemerintah daerah harus menganggarkan kembali melalui APBD pada tahun berikutnya. Selain itu jika dana tersebut kembali ke pusat, akan menjadi catatan buruk bagi Kabupaten Trenggalek