TRENGGALEK, bioztv.id – Kegiatan Pelatihan kerja yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek dinilai sejumlah wakil rakyat belum bisa memberikan dampak yang signifikan, pasalnya, meski kegiatan tersebut sering dilakukan, namun beum mampu menekan angka pengangguran secara signifikan.
Berdasarkan pemantauan Komisi 4 DPRD Kabupaten Trenggalek, Salah satu penyebab Pelatihan kerja belum mampu menekan angka pengangguran ini karena out put pasca dilakukannya pelatihan tersebut masih mengacu pada skil perorangan dan belum mengarah pada sentra industry yang mampu menyerap tenaga kerja baru.
Lebih lanjut Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Trenggalek, Sukarudin menerangkan, Untuk menumbuhkan industry yang tersentralisasi pihaknya menekankan agar pihak Dinas Ketenagakerjaan melakukan system pelatihan yang tersentralisasi disuatu daerah sesuai dengan peluang usaha yang cocok untuk daerah tersebut. Seperti halnya sentral konveksi atau sentra kerajinan yang di kembangkan secara masiv.
Dengan dilakukannya system pelatihan kerja yang tersentralisasi ini, diharapkan mampu melahirkan Kawasan sentra industry baru, yang mampu menyerap tenaga tenaga kerja baru dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Trenggalek.
Views: 0
















