Rekontruksi, Pelaku Rtual Gelonggong Maut Asal Bendungan Trenggalek Peragakan 60 Adegan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Pelaku ritual gelonggong maut asal Desa Surenlor Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, yang mengakibatkan meninggalnya ibu kandung Pelaku, Peragakan adegan ritualnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sedikitnya ada 60 adegan yang diperagakan oleh 7 tersangka dan 6 orang saksi pada Rekontruksi Kasus Ritual Gelonggong maut, yang mengakibatkan meninggalnya Tukinem Warga Desa Surenlor,  Kecamatan Bendungan. Dalam rekontruksi yang diperagakan pelaku,  mereka memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang menduduki perut korban,  memegangi tangan dan kaki serta ada yang mencekoki korban dengan ikan teri kemudian digelonggong air, hingga korban lemas dan meninggal dunia.

Menanggapi Rekontruksi ini, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo menerangkan,  bahwa rekontruksi ini dilakukan untuk mengetahui titik-titik sejauh mana perbuatan yang dilakukan pelaku, serta untuk mengetahui proses ritual yang dilakukan oleh para tersangka sesuai perannya masing masing.

Sebelumnya diketahui bahwa,  tukinem meninggal dunia akibat digelonggong oleh 7 saudara dan anggota keluarganya, ketujuh tersangka tersebut yakni,  Rini Astuti dan Jumintun yang merupakan Anak Kandung Korban,  Jayadi Budi Menantu,  Suyono dan Katenun Adik Ipar,  Apriliani dan Adris Prasetyo keponakan korban.  Akibat perbuatannya ini pelaku di jerat dengan  Pasal KDRT dan pasal 170 ayat 1 ke 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun dan denda.

Views: 3