TRENGGALEK, bioztv.id – DPC PKB Kabupaten Trenggalek mulai memanaskan mesin politik untuk menghadapi Pemilu dan Pilbup 2029. Pengurus cabang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak 14 kecamatan selama dua hari, Sabtu-Minggu (15-16/8/2026). Kegiatan ini digelar di Kantor DPC.
Agenda lima tahunan ini tidak hanya membahas pergantian pengurus tingkat kecamatan. PKB juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat struktur organisasi, memperluas kaderisasi, dan menyusun strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, mengatakan pihaknya memusatkan seluruh rangkaian Musancab di Kantor DPC PKB Trenggalek. Panitia membagi forum menjadi lima sesi agar pengurus dari 14 kecamatan dapat mengikuti proses secara bergantian.
“Kami menggelar Musancab serentak untuk 14 kecamatan secara bertahap,” ujar Sukarodin, Sabtu (15/8/2026).
Panitia memulai rangkaian forum pada Sabtu sore hingga malam. Sementara sesi terakhir berlanjut pada Minggu pagi hingga sore.
“Sesi terakhir Musancab akan rampung pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB,” jelasnya.
Siapkan Ruang untuk Kader Potensial
Musancab kali ini mendapat antusiasme tinggi dari kader tingkat bawah. DPC sebelumnya meminta setiap kecamatan mengusulkan 11 hingga 15 calon pengurus.
Namun, sejumlah kecamatan justru mengirimkan nama lebih banyak dari kuota tersebut.
“Kami meminta data calon pengurus antara 11 sampai 15 nama per kecamatan. Namun di lapangan, beberapa kecamatan justru menyetorkan hingga 31 nama,” terang Sukarodin.
Banyaknya nama yang masuk menunjukkan tingginya minat kader untuk mengisi kepengurusan DPAC PKB.
Sukarodin memastikan DPC tidak akan mengabaikan kader yang memiliki potensi.
“Kami tidak akan melewatkan satu pun kader potensial. Kami pasti memadukan dan memfasilitasi seluruh kader potensial ke dalam struktur,” tegasnya.
Targetkan Struktur Ranting Rampung November
Setelah Musancab selesai, PKB Trenggalek akan melanjutkan konsolidasi ke tingkat desa melalui Musyawarah Ranting (Musran).
DPC menargetkan seluruh struktur kepengurusan tingkat kecamatan hingga ranting rampung sebelum akhir 2026.
“Target kami seluruh legalitas struktur pengurus dari kecamatan hingga ranting tuntas pada November 2026,” ucap Sukarodin.
Ia menjelaskan bahwa DPC tidak memulai proses pemilihan pengurus dari nol saat Musancab berlangsung. Pengurus cabang sudah melakukan penyaringan dan pendalaman kandidat sebanyak tiga kali.
“Proses Musancab ini berjalan lewat tahapan panjang. Kami sudah menggelar pendalaman tiga kali sehingga nama-nama kandidat pengurus DPAC sebenarnya sudah terkunci. Hari ini kami tinggal mengesahkan lewat musyawarah mufakat,” paparnya.
DPW PKB Jatim Dorong 50 Persen Kader Muda
Musancab serentak di Trenggalek mendapat perhatian langsung dari DPW PKB Jawa Timur. Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Anik Maslachah, mengatakan seluruh DPC PKB di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur menjalankan konsolidasi serupa pada 4 hingga 20 Agustus 2026.
Anik meminta pengurus daerah mengubah pola kerja partai. Ia mendorong kader meninggalkan kegiatan yang hanya bersifat seremonial dan memperbanyak aksi yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
“Target jangka pendek kita adalah membawa PKB naik kelas. Kader harus mentransformasi kegiatan seremonial menjadi aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tegas Anik.
DPW PKB Jatim juga mendorong pembaruan struktur dengan memberi ruang lebih besar kepada generasi muda, termasuk kalangan milenial dan Gen Z.
“Struktur pengurus harus lebih adaptif. Kami meletakkan syarat reformasi kepengurusan yang wajib membuka ruang keterlibatan anak muda minimal 50 persen,” bebernya.
Menurut Anik, kader muda akan menjadi ujung tombak partai dalam menghadapi perkembangan politik digital. Mereka juga memiliki peran penting dalam menangkal disinformasi dan mengedukasi masyarakat melalui media sosial.
PKB Buka Rekrutmen Caleg 2027
Anik menilai sistem kaderisasi dari tingkat bawah menjadi kunci kekuatan PKB menghadapi Pemilu 2029.
Karena itu, Musancab serentak menjadi bagian dari persiapan awal PKB untuk menghadapi kontestasi legislatif sekaligus Pilbup Trenggalek 2029.
PKB tidak hanya menargetkan kemenangan kursi legislatif. Partai juga ingin mengantarkan kader internal menduduki kursi Bupati Trenggalek.
“Sasaran kita tidak hanya menang di legislatif, tetapi juga mampu mengantarkan kader sendiri menjadi Bupati Trenggalek. Kita ingin mengulang kembali kejayaan politik PKB yang pernah memenangi Pilbup,” cetus Anik.
Untuk memperkuat persiapan Pemilu, PKB berencana membuka rekrutmen bakal calon legislatif lebih awal.
“Pada Januari 2027 mendatang, kami sudah membuka pendaftaran rekrutmen caleg dini,” ungkap Anik.
Sementara untuk Pilbup Trenggalek 2029, DPW PKB Jatim menegaskan prioritas kepada kader internal.
“Untuk Pilbup Trenggalek 2029, PKB memprioritaskan mutlak untuk mengusung dan memberangkatkan kader internal,” pungkas Anik.(CIA)
Views: 9
















