Bencana Kekeringan Trenggalek Semakin Parah, PDAM Ambil Alih Penanganan ?

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Bencana kekeringan Terus meluas, penanganan krisis air bersih bagi kawasan terdampak kekeringan, yang sebelumnya ditangani Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), akhirnya diambil alih oleh Perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Trenggalek.

Penuhi kebutuhan air bersih di 43 desa  terdampak kekeringan di Trenggalek, PDAM akhirnya ambil alih proses penanganan distribusi air bersih, hal tersebut di lakukan karena dana BPBD Trenggalek dan dari BNPB provinsi telah habis.

Kepala bagian teknik PDAM Trenggalek,  Sudarmono,  Menerangkan, Pengambil alihan penanganan ini dimulai sejak oktober,  untuk armada yang dikerahkan ada 10 unit,  terdiri dari delapan unit milik PDAM,  dan dua unit pinjam tangki milik BPBD, sedangkan anggarannya berasal dari biaya tidak terduga (BTT) APBD Trenggalek tahun 2018 yang akan ditransfer langsung dari rekening pemerintah daerah ke PDAM.

Terkait kondisi tersebut,  PDAM Trenggalek juga berupaya mengajukan bantuan hibah mobil tangki air bersih ke kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR). secara spesifik pihak PDAM meminta bantuan tambahan mobil tangki sebanyak tiga unit.

Views: 9