TRENGGALEK, bioztv.id – Proses seleksi perekrutan tenaga penunjang Damkar dan Banpol PP Kabupaten trenggalek Tahun 2017 diduga dipengaruhi oleh kondisi politik yang terjadi di Trenggalek, Pasalnya, Pada awal proses seleksi sempat ada tekanan dari beberapa pihak, Sementara itu hingga saat ini prosesnya juga belum ada kepastian.
Berdasarkan rangkaian proses seleksi tenaga penunjang yang direncanakan oleh Satpol PP Kabupaten Trenggalek, Proses tersebut seharusnya saat ini sudah selesai, Pasalnya, menurut rencana awal, pada tanggal 24 November kemarin seharusnya sudah dilakukan pengumuman, sedangkan pada tanggal 26 November sudah dilakukan bimtek kemudian pembaretan, dan pada Januari 2018 sudah siap bekerja, namun karena adanya kebocoran data peserta yang lolos seleksi sebelum pengumuman, akhirnya proses tersebut ditunda dan terancam dilakukan proses ulang.
Kepala Satpol PP Kabupaten Trenggalek, Ulang Setyadi Menerangkan, Bahwa polemik yang terjadi pada proses perekrutan tenaga penunjang damkar dan Banpol PP Tahun 2017 ini, Menurut pandangan Kasatpol PP Polemik ini merupakan masalah tekhnis yang ditarik ke arah politis.
Hingga dipenghujung tahun 2017 ini, proses seleksi tenaga penunjang Satpol PP Kabupaten Trenggalek, belum ada kepastian apakan prosesnya akan diulang seluruhnya, ataupun akan diulang sebagian saja. Sementara itu mengingat tahun 2017 tinggal beberapa hari lagi, anggaran seleksi tenaga penunjang tersebut terancam hangus dan proses seleksinya terancam tidak bisa tuntas pada tahun ini.
Views: 0
















